ITS Kembangkan Beton Apung Pertama di Indonesia

Minggu, 14 Juli 2019 - 11:14 WIB
A A A
“Seperti contoh, kita mau bikin dipelabuhan atau marina di pulau rote. Kalau di pulau rote belum ada batching plant beton, maka tidak bisa dibuat. Makanya kita harus bikin di tempat terdekat dengan batching plant, yaitu di kupang.

Kita bikin di kupang dan dikirim ke pulau rote, bisa ditarik oleh kapal atau dinaikkan ke bar,” tambahnya. Kemudian, perbandingan harga antara beton apung dan beton dengan tiang pancang sangat signifikan.

Harga beton apung sendiri sekitar 10-12 juta per meter, sedangkan beton dengan tiang pancang mencapai 20-30 juta, tergantung dari kedalaman laut. Menurut Budi, beton apung juga memiliki tingkat stabilitas lebih baik dibandingkan Baja. Hal ini dikarena sifat beton yang lebih berat, sehingga goncangan air laut dapat direduksi. (Fandy)
(nfl)
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
berita/ rendering in 0.0736 seconds (10.101#12.26)