Jam Kiamat Dikalibrasi Ulang pada 24 Januari 2023, Ancaman Mengerikan Menanti

Minggu, 22 Januari 2023 - 13:30 WIB
loading...
Jam Kiamat Dikalibrasi Ulang pada 24 Januari 2023, Ancaman Mengerikan Menanti
Pengumuman waktu terbaru Jam Kiamat akan disiarkan langsung secara virtual. Foto/Newsweek
A A A
JAKARTA - Jam Kiamat atau Doomsday Clok, yang dibuat oleh para ilmuwan untuk menunjukkan seberapa dekat manusia dengan kepunahan, akan dikalibrasi ulang pada 24 Januari 2023 nanti. Prosesi update itu nantinya akan disiarkan langsung oleh The Bulletin of the Atomic Scientist secara virtual.

Rencananya siaran tersebut akan dilakukan pada jam 10 pagi Waktu Standar Timur atau Eastern Standard Time (EST). Disebutkan New York Post, untuk keempat kalinya, Jam Kiamat akan diatur dalam posisi 100 detik menuju tengah malam.

Para illmuwan mengatakan kondisi itu merupakan peringatan keras buat umat manusia karena sangat dekatnya waktu kehancuran bumi.

"Saat ini kita melihat bagaimana dekatnya bumi menuju kehancuran. Tidak lagi jam dan menit tapi sudah detik. Ini merupakan waktu yang paling kritis dalam sepanjang kehadiran Jam Kiamat. Kita sedang benar-benar dalam keadaan gawat darurat," ujar Rachel Bronson, Presiden dan CEO The Bulletin of the Atomic Scientist.

Baca juga : Banyak Manfaatnya, Ini Ternyata Fungsi Chip di Plat Nomor Kendaraan

Jam Kiamat Dikalibrasi Ulang pada 24 Januari 2023, Ancaman Mengerikan Menanti


Diketahui posisi Jam Kiamat 100 detik menuju tengah malam pertama kali terjadi pada 2020. Seterusnya pada 2021 dan 2022 posisi tersebut masih tetap berubah. Termasuk di 2023 yang juga masih tetap 100 detik menuju tengah malam.

Sebelumnya Jam Kiamat dibuat oleh 13 pemenang Nobel termasuk Albert Einstein guna menggambarkan kondisi bumi yang dapat mengalami kiamat. Saat dibuat pada 1947, Jam Kiamat diatur dalam posisi tuju menit menuju tengah malam.

Baca juga : Indomobil Hadirkan Platform Daring Mobil Bekas yang Bebas Banjir dan Tabrakan

Jam itu akan sangat dipengaruhi oleh kondisi yang terjadi di bumi mulai dari perang nuklir, perubahan iklim, perang informasi yang dimungkinkan oleh dunia maya, dan erosi. Hingga kini Jam Kiamat sudah 24 kali diatur ulang. Sebanyak 17 kali dimundurkan karena adanya perkembangan yang baik di bumi dan tujuh kali dimajukan karena adanya krisis.

Tahun ini di 2023, rencananya Jam Kiamat akan dipasang lagi di 100 detik menuju tengah malam karena bumi masih menghadapi krisis yang besar. Setelah badai pandemi Covid-19, masyarakat bumi tengah dihadapkan pada konflik perang yang berkepanjangan antara Rusia dan Ukraina.

Konflik tersebut berpotensi pada hadirnya perang nuklir. Perang yang paling dikhawatirkan oleh Jam Kiamat.
(wsb)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2105 seconds (10.55#12.26)