Hadapi Drone Iran di Ukraina, AS Pesan Point Blank Canggih ke Israel

Minggu, 22 Januari 2023 - 08:37 WIB
loading...
Hadapi Drone Iran di Ukraina, AS Pesan Point Blank Canggih ke Israel
Point Blank, yang secara khusus dibuat Israel atas pesanan Departemen Pertahanan Amerika Serikat. FOTO/ FORCE
A A A
KIEV - Serangan Drone Iran yang membuat Ukraina keteteran membuat Israel Aerospace Industries (IAI) hadirkan jenis drone kamikaze yang jika serangan dibatalkan dapat kembali ke peluncurnya.

BACA JUGA - Ukraina Pastikan Drone Iran yang Dipakai Rusia Diproduksi AS

Seperti dilansir dari Force, drone kamikaze yang dimaksud adalah Point Blank, yang secara khusus dibuat IAI atas pesanan Departemen Pertahanan Amerika Serikat.

Pada prinsipnya, Point Blank adalah drone kamikaze yang dapat dibawa dalam ransel dan diluncurkan dari tangan (handheld) seorang prajurit.

Maka jika serangan drone dibatalkan, Point Blank dapat kembali mendarat di tangan sang prajurit dengan aman.

Dari laman The Times of Israel, IAI mengumumkan telah mendapatkan kontrak multi years dan multi jutaan dolar dari Departemen Pertahanan AS, yang mana nantinya Point Blank akan diproduksi di AS dengan label ROC-X.

Point Blank yang berukuran kecil dipandu dengan sensor elektro optik dan benar-benar cukup dioperasikan atau dikendalikan oleh seorang prajurit.

Dalam video yang dirilis oleh IAI, drone kamikaze tersebut terlihat diluncurkan oleh seseorang, sebelum terbang melintasi langit dan menuju sebuah van yang ditempatkan sebagai target.

Menurut IAI, Point Blank memiliki berat sekitar 6,8 kilogram dan panjangnya sekitar 90 centimeter. Drone kamikaze ini dapat terbang di ketinggian di atas 460 meter dengan kecepatan maksimum 286 km per jam.

Point Blank dapat melayang di udara sementara operator memastikan target dan posisi penyerangan yang tepat.

Point Blank dibekali sistem elektro optik untuk memvalidasi dan mengumpulkan informasi pengawasan secara real-time, serta hulu ledak untuk menghancurkan target. Meski tidak dijelaskan secara detail jenis hulu ledak yang digunakan.

Jika operator memutuskan untuk tidak menyerang, drone kamikaze dapat diterbangkan kembali dan mendarat di tangan prajurit dengan aman.
(wbs)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1393 seconds (10.177#12.26)