Spesifikasi Badak Skyranger 30 Buatan Pindad dengan Rheinmetall Skyranger

Jum'at, 19 Mei 2023 - 12:48 WIB
loading...
Spesifikasi Badak Skyranger...
Badak Skyranger 30. Foto: Istimewa/Pindad
A A A
JAKARTA - Kendaraan tempur (ranpur) Badak Skyranger 30 menarik perhatian, sejak pertama kali dipamerkan di Indo Defence tahun lalu. Kendaraan ini merupakan kolaborasi Pindad Badak dengan Rheinmetall Skyranger.

Dilansir dari Twitter Random World War @RandomWorldWar, Badak Skyranger 30 merupakan produksi lokal. Produk ini cukup menarik banyak mata saat Indo Defence tahun lalu.

"Karena memang kolaborasi antara hull (badan/sasis) Pindad Badak dan turret (kepala) Rheinmetall Skyranger 30 terbaru (hanya mockup) terlihat sangat ambisius," katanya, dikutip Jumat (19/5/2023).



Yang mengejutkan, hingga saat ini Indonesia belum memiliki Self-Propelled Anti-Aircraft Gun (SPAAG). Padahal ini alutsista yang sangat penting untuk "payung udara" pasukan di darat, anti-helikopter, pesawat, drone/kamikaze.

"Indonesia membutuhkan SPAAG, kemudian SPAAG buatan mana yang akan kita ambil? Yang jelas tidak mungkin Pantsir S1/Tunguska buatan Rusia karena CAATSA, apa akan ada ToT ke Jerman untuk Skyranger 30/35? Apakah akan ambil produk yang sudah ada seperti Biho Korea Selatan?," sambungnya.

Sementara itu, dilansir dari lama Pindad, kendaraan tempur itu merupakan Panser 6x6 Kanon 90 mm BADAK.

Kendaraan temput ini merupakan varian baru dari keluarga Ranpur 6x6 PT Pindad (Persero) yang dibuat berdasarkan kebutuhan TNI, khususnya satuan kavaleri.

"Kendaraan ini dilengkapi dengantwo-man turretkaliber 90 mm, serta senapan mesin kaliber 7,62 mm, untuk daya gempur maksimal dan dioperasikan oleh 3 orang personel.

"Mesin diesel 340 HP yang dilengkapi dengan Turbo Charger Intercooler mampu membawa kendaraan ini pada top speed 80 km/h dengan daya jelajah sejauh 600 kilometer," sambungnya.



Dikutip dari Indonesia Defense, dijelaskan ranpur ini bertipe 6×6 dengan mengusung kubah bersenjatakan kanon antipesawat. Ranpur ini adalah hasil produksi kolaborasi antara Pindad dan Oerlikon Contraves dari Swiss, anak perusahaan Rheinmetall Defence, Jerman.

Turret tak berawak ini merupakan anggota keluarga sistem pertahanan udara modular Skyranger, termasuk manajemen pertempuran, sistem senjata dan sistem rudal, yang dapat membentuk arsitektur pertahanan udara.

Sistem senjata Skyranger juga dapat beroperasi secara mandiri atau bersama dengan sistem rudal dan unit pengendalian tembakan yang ada.

Menara tak berawak Skyranger memiliki sensor pelacakan elektro-optik, yang secara otomatis melacak target, yang ditetapkan baik oleh pusat kendali, radar eksternal, atau target yang diperoleh oleh sensornya sendiri.

Sistem sensor pasif terdiri dari kamera inframerah, kamera TV, dan pengintai laser. Sistem Skyranger sanggup beroperasi di segala kondisi cuaca, siang atau malam hari.

Sebagai persenjataannya berupa kanon tunggal kaliber 35 mm dengan amunisi AHEAD(Advanced Hit Efficiency And Destruction). Senjata ini efektif terhadap target udara kecil dan bergerak cepat, baikdrone, pesawat terbang, helikopter juga rudal. Jarak tembak efektifnya sekitar 4 km.

"Sistem senjata Skyranger juga efektif terhadap target darat dan dapat digunakan sebagai senjata pendukung tembakan," pungkasnya.
(san)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Spesifikasi Pistol Pindad...
Spesifikasi Pistol Pindad G2 Combat, Senjata yang Dipamerkan Kopka Basar sebelum Insiden Penembakan 3 Polisi di Lampung
Spesifikasi Anoa 6x6...
Spesifikasi Anoa 6x6 Amfibi: Penjaga Darat dan Air Buatan Anak Bangsa
Kehebatan Tank Harimau...
Kehebatan Tank Harimau TNI, Hasil Kolaborasi dengan Turki
Canggih, Aplikasi MEGA-Army...
Canggih, Aplikasi MEGA-Army Mampu Identifikasi Alutsista Musuh secara Cepat
5 Robot Militer Tercanggih...
5 Robot Militer Tercanggih di Dunia, Ada PackBot hingga Tank Otonom
Indonesia Produksi Senjata...
Indonesia Produksi Senjata Senyap Pelumpuh Drone, Sudah Teruji di IKN
Kehebatan Jaguar dan...
Kehebatan Jaguar dan Griffon, Kendaraan Lapis Baja Andalan Prancis
Teknologi Militer Mutakhir:...
Teknologi Militer Mutakhir: Inovasi yang Mengubah Lanskap Perang Modern
Daftar 3 Senjata Buatan...
Daftar 3 Senjata Buatan PT Pindad yang Mendunia
Rekomendasi
Tarif Impor Trump Jadi...
Tarif Impor Trump Jadi Mimpi Buruk Industri Otomotif China
Pemuda Gunung Putri...
Pemuda Gunung Putri Bogor Terseret Ombak Pantai Goa Langir Sawarna
Kena Tarif Impor 32%,...
Kena Tarif Impor 32%, Indonesia Terus Berkomunikasi Intensif dan Melobi Amerika Serikat
Berita Terkini
China Luncurkan Robot...
China Luncurkan Robot Tangan yang Punya Sensitivitas seperti Jari Manusia
2 jam yang lalu
Kota Kelahiran Cleopatra...
Kota Kelahiran Cleopatra Ditemukan setelah Ribuan Tahun Menghilang
3 jam yang lalu
Cara Mengecek Jalan...
Cara Mengecek Jalan Macet atau Tidak Melalui Google Maps, Mudah dan Praktis
4 jam yang lalu
Beragam Respons Soal...
Beragam Respons Soal Kehadiran Manus AI Baru Buatan China
7 jam yang lalu
Elon Musk Tegaskan Akan...
Elon Musk Tegaskan Akan Bertahan di Gedung Putih hingga Misi DOGE Tuntas
10 jam yang lalu
5 Website yang Bisa...
5 Website yang Bisa Menjadi Sumber Cuan
12 jam yang lalu
Infografis
Houthi Tembak Jatuh...
Houthi Tembak Jatuh Drone AS dengan Rudal Buatan Lokal
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved