Berusia 65 Juta Tahun, Fosil Hidup Ikan Asprete Hanya Tersisa 12 Ekor

Selasa, 01 Desember 2020 - 10:02 WIB
loading...
Berusia 65 Juta Tahun, Fosil Hidup Ikan Asprete Hanya Tersisa 12 Ekor
Asprete yang berusia 65 juta tahun pertama kali ditemukan oleh seorang mahasiswa biologi pada tahun 1956.
A A A
RUMANIA - Di hamparan kecil sungai Valsan yang mengalir deras di Rumania, hidup salah satu ikan paling langka di Eropa. Bahkan, mungkin di dunia. Namanya, ikan Asprete. BACA JUGA: Sampai di Mars, Manusia Bisa Bernafas dengan Alat Ini

Asprete adalah ikan kecil. Warnanya cokelat emas. Seperti halnya ikan biasa yang tinggal di sungai, tidak ada yang istimewa dari bentuknya. Keistimewaan justru datang dari usianya. Asprete bisa disebut sebagai fosil hidup. Karena, usia jenis ikan ini diperkirakan mencapai 65 juta tahun.

Ikan Asprete pertama kali ditemukan oleh seorang mahasiswa biologi pada tahun 1956, dan selama beberapa dekade selanjutnya ikan tersebut berada di ambang kepunahan. “”Setelah bertahun-tahun mencoba menyelamatkan Asprete, orang-orang mengatakan kepada kami bahwa spesies itu punah,” Nicolae Craciun, seorang ahli biologi berusia 59 tahun, mengatakan kepada BBC. ”Tapi kami yakin mereka masih ada, ”.

Berusia 65 Juta Tahun, Fosil Hidup Ikan Asprete Hanya Tersisa 12 Ekor

Asprete, ikan kecil di malam hari yang bersembunyi di bawah bebatuan, memiliki masa depan yang tidak pasti dan menghadapi berbagai ancaman
Berusia 65 Juta Tahun, Fosil Hidup Ikan Asprete Hanya Tersisa 12 Ekor

Mirisnya, perkiraan resmi jumlah populasinya hanya sekitar 10-15 spesimen, yang diperkirakan ada di bentangan 1 km dari Valsan yang dangkal dan berbatu. Bandingkan dengan sekitar 200 spesimen di awal tahun 2000-an.

Tim kecil ilmuwan dan konservasionis berkampanye untuk menyelamatkan spesies ikan endemik ini, yang juga dikenal sebagai Romanichthys valsanicola.

Suatu hari di akhir Oktober, Andrei Togor, seorang ahli biologi ikan berusia 31 tahun, sedang memantau spesies ikan Asprete ketika ia menemukan 12 spesimen di bagian kecil sungai Valsan. ”Melihat Asprete di depan mata kami sangat fantastis,” katanya kepada BBC. “Itu salah satu penghargaan terbesar yang bisa didapat ahli biologi,” tambahnya.

Asprete memang unik. Disebut fosil hidup, karena telah bertahan selama jutaan tahun dan tidak berubah. Tetapi hanya dalam 60 tahun terakhir aktivitas manusia, dampaknya parah pada habitat dan populasinya.

BACA JUGA: Laptop MSI Pertama Gunakan Intel Gen 11 Tiger Lake di Indonesia!

Berusia 65 Juta Tahun, Fosil Hidup Ikan Asprete Hanya Tersisa 12 Ekor

Salah satu dampak utama pada spesies ini adalah serangkaian bendungan pembangkit listrik tenaga air, yang dibangun di atas jaringan sungai pegunungan di bawah rezim komunis Rumania pada akhir 1960-an. Sampai saat itu, Asprete diperkirakan telah mendiami sekitar 30 km dari Valsan serta dua sungai paralel: Arges dan Raul Doamnei.

“Ikan-ikan itu menghilang dari Raul Doamnei karena tidak ada air lagi. Selama satu tahun dasar sungai hampir kering,” kata Andrei Togor. “Ikan ini menjadi langka karena manusia,” tambahnya.

Ancaman lain termasuk fragmentasi sungai, degradasi habitat, pembuangan limbah ilegal, dan pencurian kerikil dasar sungai dan batu besar. "Banyak orang mengambil batu dan pasir dari sungai untuk digunakan dalam konstruksi," jelasnya.

Berusia 65 Juta Tahun, Fosil Hidup Ikan Asprete Hanya Tersisa 12 Ekor

Asprete termasuk dalam daftar spesies yang sangat terancam punah dari Konvensi Berne tentang Satwa Liar dan Habitat Alam Eropa. Lingkungannya dilindungi oleh hukum sebagai UE Natura 2000 dan sebagai bagian dari Cagar Alam Lembah Valsan. Tapi aturan tersebut acap diabaikan.
(dan)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2331 seconds (11.210#12.26)