Cerita Perjuangan Ilmuwan Demi Membuat Vaksin COVID-19

Sabtu, 02 Januari 2021 - 17:05 WIB
loading...
Cerita Perjuangan Ilmuwan...
Dr Erik Yager, profesor mikrobiologi di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Biofarmasi. FOTO/ IST
A A A
LONDON - Vaksin Covid-19 kini telah didistribusikan dan para ilmuwa kini berbagi cerita ketika pertama kali vaksin diluncurkan di seluruh dunia. Salah satu tantangan utama yang dihadapi para ahli kesehatan adalah badai propaganda anti-vaksin yang menyebar di media sosial. BACA JUGA - Simpan Banyak Fakta, Donald Trump Restui Pengungkapan UFO

Banyak ahli khawatir bahwa mitos berbahaya yang dijajakan oleh para ahli teori konspirasi dapat meyakinkan orang yang rentan untuk menghindari vaksin . Memvaksinasi sebanyak mungkin orang secepat mungkin sangat penting untuk menghindari pandemi, jadi tentu saja para ilmuwan ingin memastikan bahwa berita palsu tentang vaksin tidak mendapat kesempatan untuk menyebar.

Sekarang, Technology Networks telah berjuang melawan kampanye disinformasi, dengan meminta ahli mikrobiologi untuk menghilangkan prasangka beberapa mitos umum tentang vaksin. Dalam sebuah wawancara, Dr Erik Yager, profesor mikrobiologi di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Biofarmasi, menjelaskan realitas proses vaksinasi, dan mengapa Anda tidak boleh percaya bahwa orang yang memberi tahu Anda tentang vaksin itu lebih berbahaya daripada virus itu sendiri.

'' Vaksin Pfizer / BioNTech dan Moderna khususnya telah menjadi subyek beberapa teori konspirasi, sebagian karena mereka menggunakan jenis teknologi vaksin baru yang disebut 'mRNA', yang dikembangkan dengan mengadaptasi bagian dari kode genetik Covid-19 . Anti-vaxxers telah mengklaim bahwa ini dapat menulis ulang DNA kita sendiri, namun, seperti yang dijelaskan Dr Yager,

''Jenis vaksin ini tidak dapat dimasukkan ke dalam genom kita.' Dia menambahkan bahwa meskipun DNA kita dapat membuat protein mRNA, 'tubuh kita tidak mengandung mesin untuk pergi kebalikan dari RNA ke DNA '' tandasnya,

Dikutip dari Science20, kebanyakan microchip RFID (Radio Frequency Identification) terlalu besar untuk dimasukkan ke dalam jarum berukuran normal yang digunakan untuk vaksin. Mungkin saja membuat chip dengan ukuran yang lebih kecil, tapi tidak berguna apabila tidak memiliki antena sebagai penerima sinyal.
Cerita Perjuangan Ilmuwan Demi Membuat Vaksin COVID-19

Sebuah chip harus memiliki kapasitas yang cukup besar untuk mengambil daya dari gelombang mikro, yang kemudian mengirim kembali sinyal yang cukup kuat sehingga bisa diterima oleh penerima. Chip RFID terkecil yang tersedia secara komersial, lengkap dengan antenanya, hanya dapat terbaca dari jarak milimeter. Sementara chip RFID terkecil yang tidak tersedia secara komersial hanya dapat terbaca dari jarak mikron.

Sejak April 2020, isu tentang microchip yang ditanamkan ke dalam tubuh manusia melalui vaksin beredar seiring dengan rumor bahwa pendiri Microsoft, Bill Gates, membuat vaksin Covid-19 yang dipasang microchip.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jamur di kaki Katak...
Jamur di kaki Katak Bikin Ilmuwan Ketakutan, Ini Penyebabnya
Fosil Nenek Moyang Manusia...
Fosil Nenek Moyang Manusia Berusia 1 Juta Tahun Ditemukan
Racun di Danau Laguna...
Racun di Danau Laguna Verde Diklaim seperti Air di Mars
Bukti Perselingkuhan...
Bukti Perselingkuhan Ratu Cleopatra Terungkap Tanpa Tes DNA
Cakar Raksasa Milik...
Cakar Raksasa Milik Makhluk Berbulu Berukuran Besar Ditemukan
Makam Firaun Misterius...
Makam Firaun Misterius Ditemukan setelah 3.600 Tahun
Lautan Pertama di Bumi...
Lautan Pertama di Bumi yang Tidak Berwarna Biru Ditemukan
Gunakan Teleskop James...
Gunakan Teleskop James Webb, NASA Tangkap Keajaiban Tuhan
Gemini 2.5 Pro Teknologi...
Gemini 2.5 Pro Teknologi AI Terbaik yang Diklaim Bantu Pekerjaan Manusia
Rekomendasi
Barcelona vs Real Madrid...
Barcelona vs Real Madrid di Final Copa del Rey, El Clasico Jilid 2 Musim Ini
Gempa Myanmar, Indonesia...
Gempa Myanmar, Indonesia Tambah Kiriman Bantuan Hari Ini
Melihat Peran Mantan...
Melihat Peran Mantan Laskar Pangeran Diponegoro Dalam Penyebaran Islam di Malang Raya
Berita Terkini
Jamur di kaki Katak...
Jamur di kaki Katak Bikin Ilmuwan Ketakutan, Ini Penyebabnya
2 jam yang lalu
ChatGPT Tambah 1 Juta...
ChatGPT Tambah 1 Juta Pengguna Baru dalam Satu Jam setelah Tren Studio Ghibli
18 jam yang lalu
Spesifikasi dan Harga...
Spesifikasi dan Harga Google Pixel 9a, HP Terjangkau Kaya Fitur AI yang Tidak Masuk Indonesia
22 jam yang lalu
5 Ikan Paling Beracun...
5 Ikan Paling Beracun di Dunia, Sekali Sentuh Nyawa Melayang!
1 hari yang lalu
Dari Tren Ghiblifying...
Dari Tren Ghiblifying hingga Gemini 2.5 Pro, Ini 4 Tren Teknologi Terpopuler di Lebaran 2025
1 hari yang lalu
Robot Humanoid China...
Robot Humanoid China bisa Gunting Rambut, Sambut Tamu Hotel, hingga Jualan Mobil
1 hari yang lalu
Infografis
4 Alasan yang Membuat...
4 Alasan yang Membuat Rusia Ditakuti oleh Amerika Serikat
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved