Asteroid Besar Ancam Bumi, Indonesia Tak Punya Roket Penghancur

Kamis, 18 Februari 2021 - 08:02 WIB
loading...
Asteroid Besar Ancam Bumi, Indonesia Tak Punya Roket Penghancur
Ilustrasi batu Asteroid di Luar Angkasa. FOTO/ IST
A A A
JAKARTA - Setiap benda antariksa yang jatuh, tak selalu menimbulkan bahaya bagi kehidupan di Bumi. Walaupun memang ada benda-benda jatuh yang menimbulkan potensi bahaya dari skala regional, nasional, maupun global.

Benda antariksa yang jatuh ke Bumi bisa berupa buatan seperti satelit dan komponennya, atau berupa alami seperti meteor, komet, atau asteroid.

Rhorom, Peneliti Pusat Sains Antariksa dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Pussainsa LAPAN), menjelaskan bahwa jika benda antariksa alami seperti meteor yang jatuh dengan ukuran 1 meter, tidak memiliki ancaman apapun bagi Bumi .

BACA JUGA - Menukik, Autothrottle Rusak atau Pilihan Kapten Afwan Hindari Tabrakan dengan Pesawat Lain

Namun, kalau asteroid dengan ukuran di atas 10 meter, atau standar internasionalnya berukuran 140 meter, tentu itu sudah berbahaya dan mengancam kehidupan.

Rhorom mencontohkan, kepunahan dinosaurus dipercaya karena jatuhnya asteroid yang sangat besar. Bukan berarti asteroid itu menimpa langsung dinosaurus hingga punah, tetapi efek global yang ditimbulkan akibat jatuhnya asteroid tersebut.

"Terjadi perubahan iklim yang menyebabkan pendinginan global dan memicu kepunahan dinosaurus," jelasnya, saat Live Instagram yang dilakukan Pussainsa LAPAN, Rabu (17/2/2021).

Di era saat ini, untuk mencegah asteroid besar jatuh ke Bumi , manusia bisa menembakan misil balistik untuk menghancurkan asteroid tersebur bahkan sebelum sampai ke atmosfer Bumi.

Sayangnya, Rhorom mengaku Indonesia belum memiliki teknologi seperti itu. Misil balistik yang dimiliki Indonesia belum bisa meluncur sampai ke luar angkasa.

Dengan begitu, Indonesia amat sangat mengandalkan kolaborasi internasional. Pemantauan yang dilakukan pun masih secara internasional, untuk mencari info dan update jika muncul potensi seperti itu.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1884 seconds (11.252#12.26)