Kerja Sama untuk Misi Satelit Orbit Resmi Dimulai

Sabtu, 27 Maret 2021 - 16:02 WIB
loading...
Kerja Sama untuk Misi Satelit Orbit Resmi Dimulai
Ilustrasi satelite FOTO/ IST
JAKARTA - Penandatanganan nota kesepahaman antara LAPAN, Telkomsat, dan Telkom University mengenai Pengembangan dan Komersialisasi Produk Misi Satelit Orbit Rendah telah rampung dilakukan.

Rektor Telkom University, Adiwijaya, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan cikal bakal dalam implementasi membangun Indonesia menjadi lebih baik.

Ia meyakini kerja sama antara pemerintah, industri, dan akademisi akan bermuara pada kebermanfaatan. Kolaborasi ini sangat penting karena memudahkan Indonesia untuk mendorong kemandirian teknologi.

“Triple helix bisa mewujudkan Indonesia yang maju. Saya harap manfaatnya tidak hanya untuk ketiga pihak saja tapi untuk bangsa Indonesia. Produk risetnya harus sampai ke masyarakat,” tuturnya, dalam keterangan resmi LAPAN, dikutip Sabtu (27/3/2021).

Hal senada juga dilontarkan Direktur Utama Telkomsat, Endi Fitri Herlianto. Menurutnya, kerja sama ini merupakan langkah awal menuju cita-cita bersama yaitu Indonesia yang lebih baik. Di samping berbisnis, Telkomsat juga berkewajiban untuk menjadi agen pembangunan pemerataan digital di Indonesia.



Oleh karenanya, penelitian-penelitian yang nanti dilakukan harus menghasilkan produk yang bisa dihilirisasi dan dimanfaatkan bangsa Indonesia.

“Sebagai bangsa kita harus memulai. Kita harus melepaskan sedikit demi sedikit ketergantungan pada asing. Kita mulai dari skala yang kecil,” ujarnya.

Sedangkan sekretaris Utama LAPAN, Erna Sri Adiningsih, juga mengutarakan bahwa ini merupakan langkah konkrit di bidang keantariksaan yang melibatkan akademisi dan industri.

Kolaborasi LAPAN, Telkomsat dan Telkom University sudah sangat baik dalam membangun ekosistem industri satelit Indonesia di era revolusi industri 4.0.

“Diharapkan kerja sama ini bisa mendorong keterlibatan perguruan tinggi dan industri lainnya. Terlebih tren dunia di keantariksaan saat ini sudah melibatkan badan usaha dan akademisi,” pungkasnya.
(wbs)
preload video
KOMENTAR ANDA