Ilmuwan Ini Ungkap Rahasia Sumur Zamzam Tak Pernah Kering

Rabu, 05 Mei 2021 - 05:30 WIB
loading...
Ilmuwan Ini Ungkap Rahasia Sumur Zamzam Tak Pernah Kering
Sumur Zamzam di Makkah diketahui sudah berusia 4.000 tahun dan selama itu airnya sudah diambil jutaan jamaah haji dan umrah namun kenapa tidak pernah kering? Foto/dok
KAIRO - Sumur Zamzam di Makkah diketahui sudah berusia 4.000 tahun dan selama itu airnya sudah diambil jutaan jamaah haji dan umrah namun kenapa tidak pernah kering?

Profesor geologi dan sumber daya air di Institut Penelitian Afrika Abbas Sharaqi mengatakan, sumur Zamzam di Makkah tidak pernah kering karena terhubung dengan air tanah terbarukan. Karena itu, air Zamzam ini dianggap berkah bagi umat Islam.

BACA: Doa Istimewa Ketika Minum Air Zamzam

Seperi diketahui, Sumur Zamzam berasal dari zaman Ismail Ibn Ibrahim dan terletak di sebelah timur Kakbah Suci, di dekat halaman Masjid Al-Haram.

Dokumen sejarah menunjukkan bahwa kedatangan Ismail ke Makkah pada tahun kelahirannya, sekitar tahun 1910 sebelum masehi merupakan tahun munculnya Zamzam .



Antara hari ini dan pertama kali muncul air Zamzam kira-kira 4.000 tahun sesuai kalender Hijriah. Hal ini segera menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana air Zamzam tidak pernah habis selama ribuan tahun?

Penjelasan ilmiah dari Profesor Sharaqi, tidak adanya penipisan dalam geologi berarti bahwa air dapat diperbarui secara alami. "Air tanah dapat diperbarui, seperti di sumur Zamzam,” katanya seperti dikutip Egypttoday.

BACA JUGA: Kebiasaan Main Ponsel di Toilet Ternyata Berbahaya, Ini Risikonya

Dia menambahkan, Mesir memiliki Gurun Barat, reservoir Batu Pasir Nubian yang terletak di oasis. Namun, itu tidak dapat diperbarui.

“Air Zamzam adalah air terbarukan. Sumber airnya berasal dari hujan. Makkah adalah daerah pegunungan dan salah satu lembahnya menampung sumur Zamzam di dataran rendah,” kata Sharaqi.



Profesor menjelaskan, terdapat 14 meter endapan sungai yang disebabkan oleh air hujan di pegunungan yang jatuh ke dataran rendah dan berubah menjadi sedimen. Proses ini memakan waktu jutaan tahun untuk membuat sumur Zamzam sepanjang 14 meter.

Di bagian paling bawah terdapat bebatuan yang berkumpul menyebabkan sumur memiliki kedalaman total 35 meter, sedimen 14 meter, dan batuan di dalam 21 meter.

Dengan proses curah hujan dan penyimpanan, air diperbarui. “Air di sumur Zamzam digunakan sebagai air minum jamaah dan air minum,” kata guru besar itu.

BACA JUGA: Roket Luar Angkasa China Bakal Jatuh ke Bumi, Ini yang Dikhawatirkan

Profesor geologi itu mengungkapkan bahwa Mesir memiliki sumur yang mirip dengan Zamzam yang dapat menyimpan dan mengambil air, menjadikannya terbarukan.

“Sumur Zamzam telah digunakan selama 4.000 tahun, hal ini membuat kami berpikir bahwa jika tidak akan ada hujan di Arab Saudi, airnya akan habis. Namun mengingat kondisi iklim yang stabil dan tidak berubah, sumur tetap tidak akan kering,” ujarnya.
(ysw)
preload video
KOMENTAR ANDA