Gerhana Matahari Cincin Api Disebut Ring of Fire, Ini Sebabnya...

Selasa, 08 Juni 2021 - 02:05 WIB
loading...
Gerhana Matahari Cincin Api Disebut Ring of Fire, Ini Sebabnya...
Kota-kota seperti Toronto di Kanada dan New York dan Boston di AS masing-masing akan melihat antara 80 hingga 86 persen gerhana Matahari. Foto: ist
JAKARTA - Fenomena langka gerhana matahari akan menghiasi langit pada 10 Juni 2021. Gerhana matahari yang dihasilkan akan menciptakan fenomena cincin api yang indah di langit. Karena itu disebut juga dengan Ring of Fire.

Sayangnya fenomena ini hanya dapat disaksikan di bagian utara Bumi, yakni Pulau Ellesmere dan Baffin (Kanada), serta kawasan Siberia (Rusia). Gerhana cincin api ini juga sebagian terlihat di beberapa negara bagian AS.

BACA JUGA: Dari Cash on Delivery jadi Cash On Duel, Mengapa COD Bermasalah?

Kota-kota seperti Toronto di Kanada dan New York dan Boston di AS masing-masing akan melihat antara 80 hingga 86 persen gerhana Matahari.



Gerhana diperkirakan akan dimulai sekitar pukul 05.24 EST ketika Bulan lewat tepat di depan Matahari. Gerhana cincin ini akan mencapai puncaknya sekitar pukul 05.32 EST.

Para astronom memperkirakan seluruh peristiwa ini akan berlangsung lebih dari satu jam dan akan selesai pada pukul 06:30 EST.

Wilayah lain seperti Greenland, Irlandia, Eropa, Rusia, negara Asia bagian tengah dan China bagian barat bisa menyaksikan gerhana matahari sebagian jika cuaca memungkinkan.

Di Inggris dan Irlandia, misalnya, 38 persen matahari akan terhalang bulan dan menjadi fenomena gerhana matahari parsial sekitar pukul 11.00 waktu setempat.

NASA menjelaskan, tidak pernah aman untuk melihat langsung sinar matahari, apalagi jika sedang terjadi gerhana matahari.

Kendati demikian, NASA mengingatkan agar masyarakt tidak melihat langsung fenomena tersebut tanpa alat bantu seperti kacamata gerhana.



BACA JUGA: Review CB150R Streetfire 2021, Motor ala-ala Big Bike untuk Mas-Mas dan Bapak-Bapak

"Saat menyaksikan gerhana sebagian, Anda harus memakai kacamata gerhana atau menggunakan metode tidak langsung alternatif," kata badan antariksa AS tersebut.

"Ini juga berlaku selama gerhana total hingga saat matahari benar-benar tertutup," tambah mereka.
(dan)
preload video
KOMENTAR ANDA