Ahli Bingung Kok Bisa Sih? Obat Kutu Jadi Obat Covid-19 di Indonesia

Jum'at, 09 Juli 2021 - 18:37 WIB
loading...
Ahli Bingung Kok Bisa Sih? Obat Kutu Jadi Obat Covid-19 di Indonesia
Obat ivermectin. FOTO/ IST
JAKARTA - Indonesia saat ini sedang menghadapi gelombang tertinggi Covd-19, masyarakat rela berbondong-bondong ke apotek untuk mendapatkan obat kutu ivermectin yang dipercaya dapat mengobati infeksi Covid-19.

Obat ini biasanya digunakan untuk mengobati infeksi kutu dan parasit lainnya. BACA JUGA - Delta Masih Sangar-Sangarnya, Kini Lahir Lagi Varian Sadis 'Lambda'

Namun, obat itu mulai mendapat perhatian setelah infeksi di media sosial, di samping beberapa politisi dan influencer media sosial mengklaim bahwa ivermectin efektif dalam mengobati Covd-19.

Kepala bagian pemasaran apotek di Indonesia, Yoyon, menginformasikan, banyak orang yang datang ke apotek untuk membeli obat tersebut karena percaya akan keefektifannya dalam mengobati virus corona.

“Ivermectin dijual di semua apotek dan karena permintaan yang tinggi, harga obat melonjak dari Rp175.000 menjadi Rp300.000 per botol. Apotek kami juga kehabisan stok karena banyak orang datang untuk membeli," katanya seperti dilansir dari AFP.

Sebelumnya, seorang dokter 'holistik', Reza Gunawan melalui Twitter memberi tahu 350.000 pengikutnya bahwa obat itu efektif dan aman digunakan untuk mengobati Covid-19, sehingga mengakhiri pandemi di seluruh dunia.



Asumsi pendiri media Iman Sjafei juga menggunakan Twitter untuk menceritakan, lima temannya sembuh dari Covid-19 setelah mengonsumsi ivermectin.

Seorang warga, Sylvie Bernadi mengatakan, membeli obat tersebut setelah mengetahuinya melalui Whatsapp.

Sementara itu, produsen obat, Merck membantah klaim bahwa ivermectin efektif dalam mengobati Covid-19 berdasarkan studi ilmiah dan menyarankan masyarakat untuk tidak menyalahgunakan zat tersebut karena obat tersebut adalah obat Kutu.

Para peneliti yang menguji obat pembasmi kutu rambut Ivermectin sebagai obat yang mungkin dapat digunakan untuk menyembuhkan COVID-19 berhasil menemukan titik terang dalam uji klinis yang dilakukan di laboratorium.



Namun penelitian tersebut masih berada dalam tahap awal dan obat ini belum pernah diuji pada penderita COVID-19. Masih banyak hal yang belum kita ketahui, termasuk dosis yang tepat dan bagaimana memberikannya kepada mereka yang terjangkit coronavirus.

Ivermectin adalah agen antiparasit yang pada 1970-an diisolasi dari kaldu dari spesies bakteri bernama Streptomyces avermitilis yang difermentasi.

Obat ini telah digunakan sejak 1980-an untuk mengobati dan mencegah penyakit yang berkaitan dengan parasit pada tubuh manusia, hewan peliharaan dan hewan ternak, dan bekerja dengan melumpuhkan parasit invertebrata .
(wbs)
preload video
KOMENTAR ANDA