Diam-diam China Kembangkan Pesawat untuk Transportasi Luar Angkasa

Selasa, 20 Juli 2021 - 09:06 WIB
loading...
Diam-diam China Kembangkan Pesawat untuk Transportasi Luar Angkasa
China Aerospace Science and Technology Corp (CASC) sukses melakukan uji coba terhadap pesawat untuk transportasi luar angkasa. Foto/dok
BEIJING - China Aerospace Science and Technology Corp (CASC) sukses melakukan uji coba terhadap pesawat luar angkasanya beberapa waktu lalu. Keberhasilan ini dikatakan China sebagai tonggak pengembangan teknologi transportasi luar angkasa yang dapat digunakan kembali.

"Pesawat ruang angkasa lepas landas dari pusat peluncuran di barat laut China pada hari Jumat dan menyelesaikan penerbangannya sesuai dengan prosedur yang ditetapkan," kata China Aerospace Science and Technology Corp (CASC), kontraktor ruang angkasa utama negara itu seperti dilansir Reuters, Selasa (20/7/2021).

BACA JUGA: NASA Temukan Sistem Misterius di Bawah Antartika Terhubung ke Seluruh Bumi

Setelah melakukan penerbangan hingga atmosfer Bumi, pesawat itu kembali secara horizontal. Seperti diketahui, sebuah pesawat ruang angkasa yang dapat terbang ke ruang suborbital harus dapat melakukan perjalanan setinggi 100 km di atas permukaan bumi.

CASC tidak mengatakan seberapa tinggi pesawat ruang angkasa itu terbang, atau menjelaskan jalur penerbangannya. Visual pesawat ruang angkasa atau penerbangannya tidak disediakan.

Pengembangan teknologi transportasi ruang angkasa yang dapat digunakan kembali merupakan simbol penting dari transisi China dari negara penjelajah luar angkasa 'besar' menjadi negara penjelajah ruang angkasa yang 'kuat'," kata CASC.



Pesawat ruang angkasa yang dapat digunakan kembali akan menghasilkan frekuensi misi yang lebih tinggi dan biaya misi yang lebih rendah karena dapat digunakan kembali.

BACA JUGA: 10 Ucapan Idul Adha 2021 yang Diucapkan via WhatsApp

Pada September tahun lalu, China mengirim pesawat ruang angkasa eksperimental ke ruang orbit dengan roket. Pesawat ruang angkasa itu kembali ke Bumi setelah dua hari mengorbit pada misi rendahnya.

Komentator di media sosial China berspekulasi bahwa Beijing telah mengembangkan pesawat ruang angkasa seperti X-37B Angkatan Udara AS, pesawat ruang angkasa otonom yang dapat tetap berada di orbit untuk jangka waktu yang lama sebelum terbang kembali ke Bumi dengan sendirinya.



Tidak diketahui apakah pesawat ruang angkasa orbital dan suborbital yang diluncurkan oleh China memiliki sayap tetap seperti Pesawat Luar Angkasa AS.
(ysw)
preload video
KOMENTAR ANDA