Ilmuwan Ungkap Penelitian, Mars Terlalu Kecil untuk Bisa Dihuni

Rabu, 22 September 2021 - 18:27 WIB
loading...
Ilmuwan Ungkap Penelitian, Mars Terlalu Kecil untuk Bisa Dihuni
Planet Mars dinilai terlalu kecil untuk mendukung adanya kehidupan di planet tersebut. Foto/dok
WASHINGTON - Ketika sejumlah ilmuwan mencari bukti adanya kehidupan di Mars , ahli planet dari Universitas Washington malah berkata sebaliknya.

Asisten profesor Ilmu Bumi dan Planet di Universitas Washington di St. Louis, Kun Wang mengatakan kalau Mars terlalu kecil untuk mendukung kehidupan. "Nasib Mars sudah ditentukan sejak awal," katanya dikutip Space.com.

Wang mengatakan kemungkinan ada ambang batas pada persyaratan ukuran planet berbatu untuk menahan air yang cukup untuk memungkinkan kelayakhunian dan lempeng tektonik. Dan ilmuwan yakin kalau ambang batas itu ukurannya harus lebih besar dari Mars.

BACA: NASA Cari Sukarelawan untuk Tinggal di Mars Selama Setahun, Berminat?



Tim studi yang dipimpin oleh Zhen Tian, seorang mahasiswa pascasarjana di lab Wang memeriksa 20 meteorit Mars, yang mereka pilih untuk mewakili komposisi massal Planet Merah. Para peneliti mengukur kelimpahan berbagai isotop kalium dalam batuan luar angkasa ini, yang berusia antara 200 juta tahun hingga empat miliar tahun.

Mereka menemukan bahwa Mars kehilangan volatil yang jauh lebih banyak selama pembentukannya daripada Bumi, yang sekitar sembilan kali lebih besar dari Planet Merah. Temuan korelasi komposisi isotop K dengan gravitasi planet adalah penemuan baru.

Studi yang diterbitkan online Senin 20 September 2021 di jurnal Proceedings of the National Academies of Sciences, menunjukkan bahwa ukuran kecil memungkinkan bahwa planet itu tidak layak huni.

BACA JUGA: Ford Andalkan Nama Mobil Lama untuk Tingkatkan Penjualan

"Studi ini menekankan bahwa ukuran yang sangat terbatas bagi planet untuk memiliki cukup air kurang bisa untuk mengembangkan lingkungan permukaan yang layak huni," rekan penulis Klaus Mezger, dari Center for Space and Habitability di University of Bern di Swiss, mengatakan dalam pernyataan yang sama.

"Hasil ini akan memandu para astronom dalam pencarian mereka untuk planet ekstrasurya yang dapat dihuni di tata surya lain," katanya.
(ysw)
preload video
KOMENTAR ANDA