NASA Sukses Luncurkan DART untuk Misi Selamatkan Bumi

Kamis, 25 November 2021 - 10:54 WIB
loading...
NASA Sukses Luncurkan DART untuk Misi Selamatkan Bumi
NASA telah meluncurkan misi yang disebut Double Asteroid Redirection Test (DART). FOTO/ IST
JAKARTA - NASA telah meluncurkan misi yang disebut Double Asteroid Redirection Test (DART). Ini merupakan misi pertama NASA yang dirancang untuk melakukan pertahanan jika planet Bumi terancam oleh asteroid yang bandel.

Misi tersebut diluncurkan pada pukul 01:21 EST 24 November 2021 dari Vandenberg Space Force Base di California.

BACA JUGA - NASA Sukses Luncurkan DART, Jarak Tempuh 7 Juta Mil Misi Menabrak Asteroid Dimorphos

DART terbang ke langit di atas roket SpaceX Falcon 9 yang akan menempuh jarak jutaan mil untuk menabrak asteroid dalam uji pertahanan planet.

"Falcon 9 dan DART pada uji pertahanan planet pertama NASA yang sengaja menabrak asteroid," kata juru bicara NASA Marie Lewis saat siaran langsung peluncuran, dikutip dari Space, Kamis (25/11/2021).



Hampir sembilan menit setelah lepas landas, roket pendorong SpaceX Falcon 9 kembali ke Bumi, mendarat dengan tegak di atas kapal drone perusahaan bernama "Of Course I Still Love You", yang ditempatkan di Samudra Pasifik.

Pendaratan di laut ini menandai ke-95 kalinya SpaceX sebagai pendorong roket kelas orbital.

DART sekarang dilaporkan sedang dalam perjalanan untuk melakukan tes pertahanan planet.

Misi tersebut akan menggunakan "kinetic impact technique," untuk mengubah orbit asteroid. Dengan kata lain, pesawat ruang angkasa akan menabrak batu ruang angkasa untuk mengubah arahnya.

DART akan berdampak pada "bulan kecil" yang disebut Dimorphos yang mengorbit di sekitar asteroid Didymos. Tim misi ini bertujuan untuk memperpendek orbitnya di sekitar Dimorphos beberapa menit.

"Ini adalah kecelakaan pesawat ruang angkasa yang disengaja ke batu asteroid" kata Thomas Zurbuchen, administrator asosiasi NASA untuk direktorat misi sains.



"Apa yang kami coba pelajari adalah bagaimana menangkis ancaman (tabrakan asteroid dengan bumi)." terangnya.
(wbs)
preload video
KOMENTAR ANDA