Pantau Badai, Astronot ISS Terkejut Melihat Fenomena Ini di Pulau Sumatera

Selasa, 22 Februari 2022 - 15:46 WIB
loading...
Pantau Badai, Astronot ISS Terkejut Melihat Fenomena Ini di Pulau Sumatera
Penampakan fenomena aneh di Pulau Sumatra. FOTO/ DOK NASA
A A A
CALIFORNIA - Fenomena alam di Indonesia menarik perhatian seorang astronot dengan memotretnya langsung dari luar angkasa seperti sebagian wilayah Pulau Sumatra, Pulau Bangka, Pulau Belitung, Laut Jawa, Laut China, Laut India, Hingga Negara Singapore, dan Gunung Barisan.

Astronot yang bertugas di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) membagikan potret pemandangan sebagian wilayah Indonesia dari atas ketinggian antariksa.

BACA JUGA - Fenomena Sungai Berbusa di Gowa Bukan Akibat Pencemaran Lingkungan

Foto tersebut didapatkan pada 18 juli 2021, dengan kamera digital Nikon D5, menggunakan panjang fokus 35 milimeter. Gambar tersebut diambil oleh seorang anggota ktu Ekspedisi 65.

Namun NASA baru dipublikasikannya di laman ‘Earth Observatory Nasa’ pada 7 Novemeber 2021. Pada hari pengambilan foto ini, angin bertiup dari timur laut (kanan ke kiri dalam tampilan foto).

Setelah melintasi Laut Jawa, udara lembab akan naik karena panas. Pemanasan seperti itu kemungkinan besar menyebabkan badai petir terbentuk di setiap pulau.

"Puncak dari beberapa badai terpotong oleh angin untuk membentuk awan dengan permukaan atas yang rata, yang disebut awan landasan. yang membentuk ekor yang panjang dan sempit, di atas pulau Sumatera " tulis Justin Wilkinson dari NASA-JSC

Landasan besar yang dimulai di atas Pulau Bangka membentang sekitar 200 kilometer melintasi Sumatera ke Samudra Hindia. Awan landasan lainnya terbentuk di mana udara dipaksa naik di atas Gunung Barisan yang tinggi di pantai barat daya Sumatra (paling kiri).

Zona bebas awan, muncul di atas Laut Jawa dan Samudra Hindia. Kedua zona terletak melawan arah angin daratan (Kalimantan dan Sumatera), dengan udara tampaknya turun ke permukaan laut pada hari itu. Udara yang turun biasanya menekan pembentukan awan.
(wbs)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1531 seconds (10.101#12.26)