AS Kirim Ratusan Drone Militer Canggih Switchblade ke Ukraina

Sabtu, 16 April 2022 - 19:06 WIB
loading...
AS Kirim Ratusan Drone Militer Canggih Switchblade ke Ukraina
Drone militer Switchblade 600 mampu terbang hampir 40 km selama 40 menit. Foto: ist
A A A
UKRAINA - Amerika Serikat (AS) telah mengirim ratusan drone canggih Switchblade ke Ukraina secara sejak pertengahan Maret. Drone-drone ini dikirim sebagai bentuk bantuan keamanan dengan nilai mencapai USD300 juta atau setara Rp4,3 triliun.

Ada dua jenis drone Switchblade yang dikirimkan AS untuk Ukraina. Pertama adalah Switchblade 300 dan kedua yakni drone Switchblade 600. Adapun drone-drone ini diproduksi oleh AeroVironment.

Drone Switchblade 300 sendiri ditujukan untuk menargetkan personel dan kendaraan ringan, beratnya kurang dari 2,2 kilogram, dapat terbang sekitar 10 km dan dapat melayang di atas target selama sekitar 15 menit.

Sementara drone Switchblade 600, yakni versi drone yang lebih canggih yang dimaksudkan untuk menargetkan tank, beratnya sekitar 22 kilogram, dapat terbang lebih dari 38 kilometer dan dapat terbang di udara selama kira-kira 40 menit.

AS telah menyediakan keduanya ke Ukraina, meskipun tidak jelas berapa banyak dari masing-masing.

AS Kirim Ratusan Drone Militer Canggih Switchblade ke Ukraina

Selain mengirim drone Switchblade, AS juga diketahui mengirim dua jenis radar senilai USD800 juta atau sekitar Rp258 triliun. 10 unit diantaranya adalah radar kontra artileri AN/TPQ-36 dan dua radar lainnya adalah pengawasan udara AN/MPQ-64 Sentinel.

Radar kontra artileri AN/TPQ-36 adalah radar bergerak ringan yang dapat secara otomatis mendeteksi dan melacak tembakan mortir, artileri, dan roket.

Ketika mendeteksi proyektil, ia dapat menghitung lokasinya dan digunakan untuk mengarahkan serangan balik.

BACA JUGA: GoPro Rilis Hero 10 Black Bones untuk Drone FPV

Sedangkan Radar pengawasan udara AN/MPQ-64 Sentinel adalah radar 3-D yang dapat memperingatkan dan memberi isyarat senjata pertahanan udara jarak pendek ke lokasi target musuh yang mendekati pasukan garis depan.

Mereka dapat melacak dan mengidentifikasi rudal jelajah dan kendaraan udara tak berawak, serta drone/pesawat dengan baling-baling ataupun tanpa baling-baling.
(dan)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3029 seconds (10.55#12.26)