Mengenal Bayraktar TB2, Drone Canggih Buatan Turki

Jum'at, 13 Mei 2022 - 21:25 WIB
loading...
Mengenal Bayraktar TB2, Drone Canggih Buatan Turki
Bayraktar TB2 drone canggih buatan turki. FOTO/ IST
A A A
KAIRO - Seiring perkembangannya, drone memiliki berbagai fitur dan perangkat canggih yang melengkapinya. Pada awalnya, drone mungkin diketahui hanya sebatas alat bantu pada bidang fotografi maupun videografi.

Namun, seiring berjalannya waktu, drone mulai dikembangkan untuk keperluan lain, termasuk bidang militer. Berbagai negara pun berlomba-lomba dalam menciptakan berbagai drone dengan kemampuan yang menakjubkan.

BACA JUGA - Israel Tembak Jatuh Drone Hizbullah

Dalam hal ini, Turki pun tak mau ketinggalan. Mereka memiliki Bayraktar TB2, drone Medium Altitude Long Endurance (MALE) yang bisa melakukan operasi penerbangan dengan dikendalikan dari jarak jauh.

Bayraktar TB2 diproduksi oleh perusahaan Turki, Baykar Makina dan diperuntukan utamanya pada angkatan bersenjata Turki. Selain itu, drone ini juga diekspor ke beberapa negara lain, seperti Qatar, Azerbaijan, hingga Ukraina.

Dilansir dari situs Turkish Defense News, Bayraktar TB2 memiliki desain yang canggih dengan menyediakan semua solusi yang mungkin dibutuhkan operator dalam sebuah sistem yang terintegrasi.

Sistem ini terdiri dari Bayraktar TB2 Armed, Ground Control Station, Ground Data Terminal, Remote Display Terminal, serta Advanced Base dengan modul Generator dan Trailer.

Drone ini merupakan Tactical Unmanned Aerial Vehicle yang bisa melakukan misi intelligence, surveillance and reconnaissance, dan serangan bersenjata. Suite avionik onboard dengan sistem avionik triple redundant mencakup unit yang memungkinkan drone lepas landas, mendarat, serta melakukan misi secara otonom.

TB2 tercatat telah memiliki lebih dari 200.000 jam terbang operasional. Selain itu, drone ini juga memegang rekor sejarah penerbangan Turki dalam hal daya tahan yang mencapai 27 jam 3 menit serta ketinggian yang mencapai 27.030 kaki.

Spesifikasi dan Harga Bayraktar TB2 buatan Turki:
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2263 seconds (10.101#12.26)