Sepak Terjang Maverick di Film Top Gun Jadi Anomali Menurut Ilmuwan

Senin, 30 Mei 2022 - 16:22 WIB
loading...
Sepak Terjang Maverick di Film Top Gun Jadi Anomali Menurut Ilmuwan
Maverick (kanan) yang diperankan oleh Tom Cruise di film Top Gun jadi karakter yang menarik menurut ilmuwan. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Sepak terjang tokoh utama film Top Gun , Maverick yang diperankan Tom Cruise jadi anomali menurut ilmuwan. Diketahui saat ini film Top Gun memang tengah ditayangkan di berbagai bioskop di ibu kota dan langsung jadi pembicaraan masyarakat.

Di film itu diceritakan Maverick (Tom Cruise) dipercayakan kembali menjadi pelatih pilot-pilot pesawat jet tempur Amerika Serikat yang potensial dan berusia muda. Sebaliknya Maverick di film itu disebutkan telah berusia 57 tahun.

Guy Gratton, Peneliti Senior dari Brunnel University dan juga pensiunan pilot pesawat jet tempur Inggris mengatakan usia tua bukanlah halangan untuk tetap menerbangkan pesawat. Termasuk pesawat jet tempur seperti yang dilakukan Maverick.

Phil O'Dell, pelatih pesawat terbang dari Rolls-Royce menurut dia pernah memecahkan rekor kecepatan pesawat terbang listri di usia 50 tahun. Dia bahkan mencontohkan dirinya sendiri yang pernah menerbangkan pesawat listrik murni buatan Inggris, Sherwood eKub Prototype.

"Saya lakukan itu di umur 51 tahun. Jadi umur yang tua bukan masalah. Saya bahkan masih sering bertemu dengan pilot pesawat jet tempur yang nasih terbang di usia 60 tahunan," jelas Guy Gratton.

Baca juga : Start Up Israel Klaim Masalah Kemacetan Bisa Diatasi dengan Matematika

Sepak Terjang Maverick di Film Top Gun Jadi Anomali Menurut Ilmuwan


Usia memang bukan masalah tapi yang jadi masalah adalah gaya hidup Maverick. Menurutnya di film itu digambarkan Maverick memiliki sifat, gaya hidup dan kebiasaan yang sangat kompleks.

Mengutip buku Slide Rule yang ditulis oleh pilot kenamaan Nevil Shute, dideskripsikan bahwa seorang pilot yang baik bukanlah seorang yang menampilkan keberaniannya secara nyata, tidak juga menampilkan gaya hidup ekstravagansa. Baik itu romansa maupun harta yang eksplisit seperti mobil mewah dan motor besar.

"Pilot yang baik adalah yang memberikan kebahagiaan buat keluarganya, istri dan anak-anaknya. Tempat mereka bergantung pada dirinya. Menjaga orang-orang tak berdaya yang dia cintai dan yang akan terluka parah jika dia kehilangan nyawanya. Di tangan orang seperti itu, pesawat Anda akan seaman mungkin," tulis Nevil Shute.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2252 seconds (10.101#12.26)