Alami Gangguan, Kapsul Cygnus Gagal Bermanuver Mendorong ISS ke Orbit Lebih Tinggi

Selasa, 21 Juni 2022 - 16:26 WIB
loading...
Alami Gangguan, Kapsul Cygnus Gagal Bermanuver Mendorong ISS ke Orbit Lebih Tinggi
Diagram NASA menunjukkan pengaturan kendaraan kargo dan awak yang mengunjungi Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada 20 Juni 2022. Foto/NASA/Space.com
A A A
FLORIDA - Kapsul Cygnus buatan Northrop Grumman gagal mendorong Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) untuk bermanuver karena mengalami gangguan yang belum diketahui penyebabnya. Mesin pendorong Cygnus mulai menyala pada pukul 11:20 EDT (1520 GMT) untuk mendorong ISS, namun setelah lima detik mati.

Diketahui kapal kargo yang merapat ke ISS secara teratur menembakkan pendorong untuk menjaga laboratorium luar angkasa ini tetap mengorbit pada ketinggian jelajahnya. Biasanya, tugas ini dilakukan kapsul Progress milik Rusia, namun pada Senin 20 Juni 2022 giliran kapsul Cygnus yang bertugas mendorong ISS.

Cygnus dijadwalkan untuk menyelesaikan pembakaran selama lima menit untuk mengevaluasi apakah kapsul siap untuk melakukan tugas ini secara teratur. Namun, mesin Cygnus mati setelah hanya lima detik menyala. Northrop Grumman belum yakin apa yang menjadi penyebabnya.

Baca juga; Bak Senjata Makan Tuan, Pesawat Ruang Angkasa Rusia Bermanuver Hindari Sampah Antariksa

Untung kegagalan itu tidak menimbulkan masalah bagi tujuh astronot yang tinggal dan bekerja di Stasiun Luar Angkasa Internasional. “Awak Ekspedisi 67, tidak dalam bahaya, mereka melanjutkan pekerjaan rutinnya di atas kompleks, yang mengorbit sekitar 418 kilometer di atas Bumi,” tulis para pejabat NASA dikutip SINDOnews dari laman Space.com, Selasa (21/6/2022).

Awalnya manuver hari ini dijadwalkan dilakukan pada Sabtu 18 Juni 2022, tetapi ditunda setelah kapsul Progress milik Rusia yang berlabuh ke laboratorium ISS melakukan dorongan selama 4,5 menit pada Kamis 16 Juni 2022. Manuver itu untuk menghindari puing-puing luar angkasa yang mendekati dengan jarak sekitar 0,5 mil atau 0,8 km.

Para ilmuwan memperkirakan bahwa puing-puing itu, kemungkinan sisa uji coba anti-satelit Rusia pada November 2021. Kemudian NASA ingin melakukan upaya reboost dengan kapsul Cygnus, yang merupakan operasi standart untuk setiap pesawat luar angkasa.

Baca juga; Manuver Pesawat Ruang Angkasa Rusia untuk Menyelamatkan ISS

“NASA dan pengendali penerbangan Northrop Grumman sedang meninjau data dari upaya hari ini. Kemudian akan mengembangkan rencana untuk langkah selanjutnya yang diperlukan untuk melanjutkan pengembangan kemampuan yang ditingkatkan ini sebagai layanan standar untuk NASA," tulis pejabat NASA.
(wib)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1475 seconds (11.252#12.26)