Penerbangan Nancy Pelosi ke Taiwan Dipantau 345.000 Orang, Begini Cara Melacak Posisi Pesawat

Kamis, 04 Agustus 2022 - 09:32 WIB
loading...
Penerbangan Nancy Pelosi ke Taiwan Dipantau 345.000 Orang, Begini Cara Melacak Posisi Pesawat
Sebuah gambar pelacakan penerbangan menunjukkan penerbangan Nanci Pelosi ke Taiwan. Foto/FR24 melalui Twitter/Space.com
A A A
WASHINGTON - Kunjungan Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi ke Taiwan (Taipeh) menjadi perhatian seluruh dunia dan menimbulkan ketegangan di Selat Taiwan . Selama kunjungan Pelosi ke Taiwan setidaknya ada sekitar 345.000 orang melacak penerbangan bersejarah itu.

Ratusan ribu orang menggunakan situs pelacakan penerbangan untuk mengikuti jalur penerbangan bersejarah Pelosi ke Taiwan pada Selasa 2 Agustus 2022. Jejak waktu penerbangan Pelosi dapat diacak oleh sistem yang dikenal sebagai Automatic Dependent Surveillance–Broadcast atau ADS-B.

Pelacakan real-time penerbangan Pelosi dengan Automatic Dependent Surveillance–Broadcast atau ADS-B, menggunakan pelacakan presisi yang diaktifkan oleh satelit Sistem Pemosisian Global untuk memberikan kesadaran situasional yang akurat kepada pengontrol lalu lintas udara. Menurut Aireon, penyedia layanan kontrol lalu lintas udara berbasis ruang angkasa,sebagian besar sistem ADS-B bergantung pada satelit komunikasi Iridium generasi berikutnya.

Baca juga; Media Pemerintah Xi Jinping: Jet China Bisa Tembakkan Peluru di Depan Pesawat Pelosi

Pada satu titik ketika penerbangan Pelosi mulai turun ke Taiwan, situs web pelacakan penerbangan populer FlightRadar24 (FR24) menunjukkan lebih dari 345.000 orang menyaksikan jalur SPAR19. Kode itu merupakan tanda panggilan yang diberikan kepada Angkatan Udara AS Boeing C- Pesawat angkut 40C yang membawa Pelosi.

Banyak pengguna tidak dapat mengakses situs pada saat itu karena tingginya traffic yang ingin memantau penerbangan itu. “Minat pelacakan berkelanjutan yang belum pernah terjadi sebelumnya,” menurut pernyataan FR24 sebagai yang dirilis di Twitter dikutip SINDOnews dari laman Space.com, Kamis (4/8/2022).

Sebelum pengenalan pemantauan lalu lintas udara ADS-B berbasis satelit oleh European Space Agency (ESA) pada tahun 2013, pengontrol dan penerbang mengandalkan radar dan alat bantu navigasi radio jarak pendek . Sistem berbasis darat ini tidak menawarkan ketepatan sistem berbasis satelit, dan dapat dibatasi jangkauannya atau terhalang oleh medan.

Baca juga; Citra Satelit, AS Siagakan 20 Persen Pesawat Pengebom Siluman B-2 di Australia

Menurut Administrasi Penerbangan Federal AS (FAA), data lokasi yang lebih tepat yang difasilitasi oleh sistem navigasi berbasis satelit seperti GPS memungkinkan penerbangan yang lebih efisien dan lebih aman.
Penerbangan Nancy Pelosi ke Taiwan Dipantau 345.000 Orang, Begini Cara Melacak Posisi Pesawat


“Peningkatan akurasi, integritas, dan keandalan sinyal satelit melalui radar berarti pengontrol akan dapat dengan aman mengurangi jarak pemisahan minimum antara pesawat dan meningkatkan kapasitas di langit negara,” pernyataan FAA.

Pelosi meninggalkan Taiwan pada Rabu (3 Agustus) setelah bertemu dengan presiden negara itu dan pejabat tinggi lainnya. Penerbangan keluar pembicara rumah tidak menarik banyak perhatian seperti kedatangannya, di mana pesawat militer China terbang secara agresif dekat ke wilayah udara Taiwan.

“ADS-B juga menyediakan cakupan yang lebih besar karena stasiun bumi jauh lebih mudah ditempatkan daripada radar. Daerah terpencil tanpa jangkauan radar, seperti Teluk Meksiko dan sebagian besar Alaska, sekarang dapat dipantau dengan ADS-B,” tambah FAA.
(wib)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1871 seconds (11.252#12.26)