Ngeri, Penampakan Sungai-sungai Indah Eropa yang Mulai Kering karena Panas Ekstrem

Senin, 15 Agustus 2022 - 08:00 WIB
loading...
Ngeri, Penampakan Sungai-sungai Indah Eropa yang Mulai Kering karena Panas Ekstrem
Sungai-sungai di Eropa yang terkenal indah kini mengering karena gelombang panas ekstrem. Foto-foto/IST
A A A
JAKARTA - Gelombang panas ekstrem atau extrem heatwave mulai melanda Eropa dan semakin mengkhawatirkan. Parahnya beberapa sungai-sungai terkenal di wilayah itu mulai kering.

Penguapan yang terjadi di sungai-sungai itu bahkan sangat memprihatinkan. Ambil contoh Sungai Rhine, Jerman yang diklaim mengalami penurunan di bawah 40 centimeter. Kondisi itu akan membuat beberapa kapal besar yang membawa pasokan minyak, batu bara, dan gas tidak bisa melalui Sungai Rhine.

Parahnya kondisi yang sama juga terjadi di sungai-sungai lain yang ada di Eropa. Salah satunya adalah Sungai Thames yang ada di London, Inggris.

Ed Hawkins, profesor ilmu iklim di Universitas Reading mengatakan kondisi ini akan memburuk seiring waktu. Dia mengatakan kondisi panas yang terjadi membuat Inggris seperti ada di kawasan Eropa selatan.

"Kita sekarang dapat mengharapkan untuk melihat musim panas yang lebih kering dan kurangnya curah hujan yang sama seperti Eropa selatan. Meski wilayah itu juga akan menjadi lebih panas," ujarnya.

Baca juga : Ngeri, Motor Listrik Imut Ini Punya Torsi Setara Toyota Celica

Kondisi panas esktrem itulah yang membuat sungai-sungai jadi mengering. Yuk cermati sungai apa saja:

1. Sungai Thames, Inggris
Ngeri, Penampakan Sungai-sungai Indah Eropa yang Mulai Kering karena Panas Ekstrem


Sungai Thames adalah sebuah sungai yang mengalir di selatan Inggris dan menghubungkan kota London dengan laut. Sungai sepanjang 356 kilometer dengan luas perairan mencapai 12,935 kilometer per segi ini bermuara di laut Utara. Kini sebagian titik di Sungai Thames mulai mengering karena cuaca panas ekstrem.

2. Sungai Danube, Hungaria
Ngeri, Penampakan Sungai-sungai Indah Eropa yang Mulai Kering karena Panas Ekstrem
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1730 seconds (11.210#12.26)