Penyelam Temukan Kerangka Manusia Berusia 8.000 Tahun

Senin, 19 September 2022 - 22:14 WIB
loading...
Penyelam Temukan Kerangka Manusia Berusia 8.000 Tahun
Penyelam berhasil menemukan manusia zaman es berusia ribuan tahun. FOTO/ IST
A A A
LIMA - Seorang penyelam yang juga merupakan arkeolog bernama Octavio Del Rio menemukan kerangka manusia prasejarah berusia 8.000 tahun di pantai Karibia Meksiko. Diperkirakan itu adalah kerangka manusia yang hidup di akhir zaman es.

Melansir dari Metro, Senin (19/9/2022), saat ditemukan, kerangka tergeletak di dalam gua yang sudah terendam oleh air laut. Kondisinya sudah sangat tidak bagus, hancur dengan sabagian besar potongannya tertutup oleh sedimen.

Adapun gua tempat kerangka ditemukan rencannaya akan ditimbun oleh pemerintah Meksiko untuk membangun jalur kereta wisata berkecepatan tinggi. Beruntung sebelum rencana tersebut direalisasikan, kerangka terlebih dulu ditemukan.

Sebelumnya, Del Rio mengaku bingung kenapa kerangka bisa masuk ke gua yang telah dibanjiri oleh air laut. Namun ia bersama dengan timnya menemukan bahwa itu bukanlah kerangka manusia modern, melainkan manusia di zaman es.

BACA JUGA - Misteri Penemuan Kerangka Manusia Raksasa yang Tak Terpecahkan

"Kami tidak tahu apakah mayat itu disimpan di sana atau di sanalah orang itu meninggal, mengingat jarak dari pintu masuk gua sekitar 8 meter di bawah air. Belakangan diketahui bahwa ini adalah gua zaman es yang sudah terendam air," kata Del Rio.

Del Rio saat ini tengah bekerja untuk meyakinkan Pemerintah Mekaiko agar rencana lembangunan jalur kereta dipindahkan ke jalur lain mengingat di lokask tersebut ditemukan sisa-sisa peradaban kuno yang berharga.

Ia berharap jalur kereta dipindahkan ke jalan raya atau lokasi lain yang memang sudah terlanjur rusak ekosistemnya agar sisa-sisa di zaman prasejarah lainnya bisa ditemukan dan diselamatkan dari kemajuan zaman.

"Yang kami inginkan adalah mereka mengubah rute di tempat ini, karena temuan arkeologis yang telah dibuat di sana, dan pentingnya mereka," kata Del Rio ditujukan kepada Pemerintahan Meksiko.

"Mereka harus mengambil kereta api dari sana dan meletakkannya di tempat yang mereka katakan akan mereka bangun sebelumnya, di jalan raya daerah yang telah terkena dampak, hancur," lanjutnya.

Untuk diketahui, temuan kerangka ini bukanlah yang pertama ditemukan di wilayah Amerika Utara. Ada beberapa sisa-sisa manusia tertua yang telah ditemukan di gua-gua lubang pembuangan yang dikenal sebagai cenote di pantai Karibia negara itu.
(wbs)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1406 seconds (11.210#12.26)