Segini Kecepatan Rudal Hipersonik Rusia yang Digunakan Melawan Ukraina, Ngeri Banget!

Senin, 21 November 2022 - 13:56 WIB
loading...
Segini Kecepatan Rudal Hipersonik Rusia yang Digunakan Melawan Ukraina, Ngeri Banget!
Rudal hipersonik menjadi salah satu senjata canggih yang dimiliki Rusia. Foto DOK ist
A A A
JAKARTA - Rudal hipersonik menjadi salah satu senjata canggih yang dimiliki Rusia . Sumber resmi Rusia mengklaim bahwa senjata ini bisa mencapai kecepatan tertinggi antara 10 mach hingga 12 mach.

Dalam perkembangannya, Moskow memang dikenal memiliki banyak persenjataan militer modern yang mengerikan. Dari sekian banyak, salah satu yang cukup menarik perhatian adalah rudal hipersonik bernama Kinzhal.

Baca juga : Perbedaan Kecepatan Antara Rudal Hipersonik dan Rudal Supersonik

Dikutip dari laman Eurasiatimes, Rusia diketahui telah menggunakan Kh-47M2 Kinzhal dalam perang melawan Ukraina selama beberapa bulan terakhir.

Dari 3 serangan yang dilakukan, salah satunya dilancarkan untuk menyerang bendungan waduk Karachunivske di Kryvyi Rih, sebuah kota di Ukraina yang diketahui sebagai tempat kelahiran Presiden Volodymyr Zelensky.

Dalam riwayatnya, rudal hipersonik Kinzhal pertama kali digunakan Rusia untuk menyerang depot senjata di Ivano-Frankivsk, Ukraina barat. Saat itu, Kementerian Pertahanan Kremlin merilis informasi yang menyebutkan platform tersebut bisa melaju lebih dari Mach 5 atau sekitar 3.836 mil per jam.

Pada penggunaannya, rudal hipersonik Kinzhal ini bisa diluncurkan dari pesawat MiG-31 ataupun pembom Tu-22.

Baca juga : 4 Negara Asia yang Memiliki Rudal Hipersonik

Lebih lanjut, rudal Kh-47 Kinzhal bisa menempuh jarak sampai 2.000 kilometer. Selain itu, senjata mengerikan ini juga diklaim dapat membawa hulu ledak nuklir mencapai 500 kiloton yang diketahui lebih kuat berlipat-lipat dari daya ledak Bom Hiroshima.

Dalam menjalankan tugasnya, Kinzhal menggunakan teknologi pencari radar, sehingga rudal hipersonik ini bisa menyerang target yang diam maupun bergerak dengan akurat. Sementara dalam peluncurannya, Rusia menggunakan MiG-31 yang telah dimodifikasi

Terlepas dari klaim Moskow terhadap Kinzhal, para ahli di Barat merasa banyak Kremlin terlalu melebih-lebihkan relevansi senjata ini. Bahkan mereka juga menyebut bahwa penyebutan Kinzhal sebagai rudal hipersonik sebagai pernyataan menyesatkan.

Menurut para ahli tersebut, saat ini hampir semua rudal balistik bisa mencapai kecepatan hipersonik. Sehingga mereka tidak percaya dengan klaim dari Rusia terkait kemampuan rudal hipersonik Kinzhal.
(bim)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2143 seconds (11.210#12.26)