Pesawat Ruang Angkasa Orion Berfungsi Baik, Terbang 8.210 Km Per Jam di Atas Bulan

Rabu, 23 November 2022 - 11:18 WIB
loading...
Pesawat Ruang Angkasa Orion Berfungsi Baik, Terbang 8.210 Km Per Jam di Atas Bulan
Pesawat ruang angkasa Orion dari misi Artemis 1 NASA bekerja dengan baik setelah terbang dekat bulan pada 21 November. Foto/NASA
A A A
FLORIDA - Pesawat ruang angkasa Orion dari misi Artemis 1 NASA bekerja dengan baik setelah terbang dekat bulan pada 21 November. Orion meluncur ke bulan dengan kecepatan 5.102 mil per jam atau 8.210 km per jam setelah melakukan manuver terbang lintas.

Manajer misi mengatakan sangat takjub atas gambar-gambar yang diambil Orion ketika terbang lintas di atas lokasi pendaratan bulan Apollo 11, Apollo 12, dan Apollo 14. “Itu sangat fenomenal. Saya tersenyum lebar setiap hari,” kata Howard Hu, manajer program Orion, dikutip dari laman Space.com, Rabu (23/11/2022).

Baca juga; 9 Jam Setelah Peluncuran, Kapsul Orion Artemis 1 Kirim Gambar Pertama Bumi

Pejabat NASA merayakan keberhasilan terbang lintas pesawat ruang angkasa Artemis 1 Orion dan mesin menyala (pembakaran) di dekat bulan. NASA mengatakan pembakaran berlangsung selama 2 menit dan 30 detik.

Orion berada lebih dari 370.000 km dari Bumi saat sedang menyalakan mesinnya. “Orion memperoleh kembali sinyal dengan Deep Space Network NASA setelah berhasil melakukan pembakaran flyby bertenaga keluar,” tulis pejabat NASA.

Baca juga; Kapsul Orion Artemis 1 Bersiap Memasuki Orbit Bulan

Pembakaran flyby bertenaga keluar adalah yang pertama dari dua manuver yang diperlukan untuk memasuki orbit retrograde jauh di sekitar bulan. Pesawat ruang angkasa akan melakukan pembakaran penyisipan orbit retrograde jauh pada Jumat, 25 November 2022, menggunakan Modul Layanan Eropa.

“Misi terus berjalan seperti yang telah kami rencanakan, dan sistem darat, tim operasi kami, dan pesawat ruang angkasa Orion terus melebihi harapan. Kami terus belajar tentang pesawat ruang angkasa baru yang dalam ini,” kata Howard Hu.
(wib)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1333 seconds (10.101#12.26)