Gunung Semeru Meletus Tak Menguatkan Isi Ramalan Jayabaya

Minggu, 04 Desember 2022 - 20:21 WIB
loading...
Gunung Semeru Meletus Tak Menguatkan Isi Ramalan Jayabaya
Gunung Semeru kembali erupsi setelah satu tahun tidak menunjukan tanda-tanda seismik vulkanik. FOTO DOK SINDOnews
A A A
LUMAJANG - Gunung Semeru kembali erupsi pada Minggu (4/12/20220), fenomena gunung berapi meletus oleh masyarakat Jawa sering dikaitkan dengan Ramalan Jayabaya.

BACA JUGA - Ramalan Jayabaya Sebut Tahun 2022 Awal Menuju Kiamat

Satu ramalan yang menjadi mitos ialah pulau Jawa yang akan terbelah menjadi dua seperti ditulis kitab bernama Jangka Jayabaya pada bait 164.

Sang Raja berucap suatu saat Pulau Jawa akan terbelah menjadi dua. Dan ramalan tersebut dimaknai akan datang bencana besar yang memotong pulau menjadi dua bagian.

Mengutip informasi dari jurnal berjudul ‘Ramalan Jayabaya: Apakah Dapat Menghambat Pembangunan Pusat Listrik Tenaga Nuklir’ karya Ahmad Abu Hamid, dari sekian ramalan Jayabaya yang pernah muncul, terdapat beberapa yang cukup menarik perhatian.

Ramalan ini ditangkap sebagai tanda waspada bagi masyarakat yang berada di tengah Pulau Jawa.

Namun berdasarkan cerita leluhur di Jawa bukan Gunung Semeru, namun kepercayaan Jawa kuno meyakini jika Gunung Slamet meletus maka akan membuat parit besar yang menyatukan selat yang menyatukan Laut Jawa dan Samudra Hindia.

Selain itu ada yang menyebutkan jika ramalan Jayabaya sering cocok, terutama dengan kejadian - kejadian saat ini. Gunung Slamet hingga sekarang masih menjadi kunci ramalan Jayabaya.

Gunung Slamet sejak dulu menjadi primadona mistis. Sejarahnya adalah kisah mitologis yang akrab dengan berbagai ritual. Pembahasannya tidak bisa dibahas dalam satu artikel ini akan tetapi akan dibahas lebih lanjut pada artikel lainnya.

Jika mencoba menerka arti dari ramalan tersebut, sebagian orang mengartikannya dengan akan datangnya sebuah bencana tak terduga yang berakibat pulau Jawa terbelah serta penduduknya yang tinggal separuh saja.
(wbs)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2190 seconds (10.55#12.26)