Galactic Energy China Kembangkan Roket yang Dapat Dipakai Ulang, Diguyur Dana Rp2,9 Triliun

Rabu, 26 Januari 2022 - 09:19 WIB
loading...
Galactic Energy China Kembangkan Roket yang Dapat Dipakai Ulang, Diguyur Dana Rp2,9 Triliun
Pembuat roket komersial China, Galactic Energy, semakin bersemangat untuk pengembangan kendaraan peluncuran atau roket Pallas-1 yang dapat digunakan kembali. Foto/spacenews/Galactic Energy
BEIJING - Pembuat roket komersial China , Galactic Energy, semakin bersemangat untuk pengembangan kendaraan peluncuran atau roket Pallas-1 yang dapat digunakan kembali. Perusahaan itu baru saja diguyur dana USD200 juta sekitar Rp2,9 triliun selama paruh kedua tahun 2021, antara Juli dan Desember.

Galactic Energy menargetkan awal 2023 untuk peluncuran pertama Pallas-1 yang menggunakan bahan bakar oksigen cair minyak tanah. Pallas-1 yang terdiri dari dua tahap dirancang untuk membawa beban seberat 5.000 kilogram ke orbit rendah Bumi atau 3.000 kilogram ke orbit sinkron Matahari (SSO) yang berjarak 700 kilometer.

“Pernyataan sebelumnya tentang kemampuan Pallas-1 adalah antara 4.000 kilogram dan 2.000 kilogram untuk LEO dan SSO,” tulis spacenews yang dikutip SINDOnews, Rabu (26/1/2022).

(Baca juga; Sukses Uji Coba Hyper-scramjet Booster Dua Tahap, China Siap Wujudkan Pesawat Hipersonik )



Para investor mengguyur dana Rp2,9 triliun untuk Galactic Energy yang mengembangkan kendaraan peluncur yang bisa digunakan kembali. Para investor ini gabungan dari perusahaan investasi yang didukung negara dan pembiayaan swasta. Dana yang diperoleh merupakan yang terbesar untuk pembuat kendaraan peluncuran komersial China.

Beberapa investor yang terlibat, antara lain Huaqiang Capital, Oriental Fortune Capital, AVIC Aviation Finance, China Veterans Investment, Anhui Jiangnan Construction Investment Group, Yunding Capital, Zhongtian Fortune Fund, dan banyak lagi.

Pada bulan Desember, Galactic Energy menjadi perusahaan peluncuran swasta China pertama yang berhasil mencapai orbit dua kali dengan roket padat Ceres-1, mengirimkan lima satelit ke SSO. Galactic Energy sebelumnya mengumpulkan USD29,9 juta (Rp428,5 miliar) pada November 2020 setelah peluncuran pertama Ceres-1 yang sukses.
Galactic Energy China Kembangkan Roket yang Dapat Dipakai Ulang, Diguyur Dana Rp2,9 Triliun


Galactic Energy juga membuat kemajuan pada mesin kerolox Cangqiong berbobot 50 ton untuk Pallas-1 selama tahun 2021. InterSpace Explore yang berbasis di Beijing menandatangani kesepakatan dengan perusahaan tersebut pada bulan Agustus untuk peluncuran satelit demonstrasi Zengzhang-1 yang dapat dikembalikan pada Ceres-1 roket padat pada tahun 2022.

(Baca juga; Arabia Terra, Dijuluki Tempat Terindah di Mars )

Galactic Energy mengatakan bahwa pihaknya merencanakan sebanyak 5-6 peluncuran pada tahun 2022, dimulai pada paruh kedua tahun ini. Perusahaan juga berpotensi melakukan peluncuran Ceres-1 dari landasan di laut, yang difasilitasi oleh pelabuhan antariksa Timur baru di Haiyang, provinsi Shandong.
(wib)
preload video
KOMENTAR ANDA