5 Buaya Purba Terbesar dan Terpanjang di Dunia

Selasa, 17 Mei 2022 - 17:00 WIB
loading...
5 Buaya Purba Terbesar dan Terpanjang di Dunia
Buaya purba umumnya memiliki ukuran yang sangat masif. Foto: ist
JAKARTA - Buaya dikenal sebagai salah satu hewan berbahaya, predator dan pembunuh kejam. Mereka tak akan segan menyeret mangsanya ke air dan merobeknya sampai tak bersisa.

Dalam sejarah, buaya tercatat menjadi salah satu hewan terbesar yang pernah hidup. Buaya terbesar saat ini diantarnya memiliki ukuran 5 meter-6 meter. Namun, sebelumnya ukuran hewan ini ternyata jauh lebih besar.

Dilansir situs A-Z Animals, berikut beberapa buaya terpanjang di dunia sepanjang sejarah.

1. Imperator Sarcosuchus (12,5 meter)
5 Buaya Purba Terbesar dan Terpanjang di Dunia

Imperator Sarcosuchus bisa dikatakan sebagai buaya terpanjang yang pernah hidup. Panjangnya mencapai 12,5 meter. Sebagian fosil buaya ini ditemukan di wilayah Gurun Tenere di Gurun Sahara, Niger. Beratnya sendiri diperkirakan hampir 8 ton.



Meski memiliki ukuran fantastis, Imperator Sarcosuchus bukanlah pemakan hewan-hewan besar. Ditinjau dari bentuk moncongnya yang ramping dan panjang, para ilmuwan menduga jenis buaya ini adalah pemakan ikan.

2. Mourasuchus (11,8 meter)
Mourasuchus diketahui memiliki sekitar 10 subspesies. Umumnya, buaya ini tinggal di Venezuela dan Brazil sekitar 6 juta tahun yang lalu. Mourasuchus menjadi salah satu buaya terpanjang di dunia dengan ukurannya yang mencapai lebih dari 11,8 meter.

Salah satu bukti menunjukan spesies ini menggunakan mulut lebarnya untuk minum sekaligus menelan mangsanya secara utuh. Selain itu, para ilmuwan juga memperkirakan berat buaya ini bisa mencapai 7,2 ton.

3. Rhamphosuchus (11 meter)
5 Buaya Purba Terbesar dan Terpanjang di Dunia

Selanjutnya ada Rhamphosuchus. Reptil ini kemungkinan hidup selama periode Miosen di Pakistan. Berdasarkan fosil yang dikumpulkan oleh arkeolog tahun 1840, buaya ini kemungkinan tumbuh hingga sekitar 11 meter panjangnya.

Rhamphosuchus memiliki bentuk moncong seperti paruh sehingga kerap disebut sebagai ”Buaya Paruh”. Untuk jenis makanannya sendiri, para ilmuwan meyakini mereka sebagian besarnya adalah memangsa ikan. Namun, tidak menutup kemungkinan untuk tetap berburu hewan lainnya.
halaman ke-1
KOMENTAR ANDA