China Uji Coba Mesin Hipersonik yang Bikin Pesawat 9 Kali Lebih Kencang dari Kecepatan Suara

Selasa, 22 November 2022 - 10:00 WIB
loading...
China Uji Coba Mesin Hipersonik yang Bikin Pesawat 9 Kali Lebih Kencang dari Kecepatan Suara
Pesawat jet umumnya hanya mencapai kecepatan suara dua kali lebih cepat atau Mach 2. Kecepatan suara sembilan kali akan jadi capaian mengagumkan. Foto/IFL Science
A A A
JAKARTA - Peneliti China mengklaim telah berhasil menguji mesin detonasi hipersonik yang dapat mendorong pesawat hingga Mach 9 atau kecepatan sembilan kali kecepatan suara. Menariknya lagi mesin yang diujicoba itu menggunakan aviation kerosine sebagai bahan bakar.

Penelitian tersebut menyatakan ini adalah pertama kalinya mesin peledak berbasis minyak tanah diuji secara publik. Menurut mereka lagi penggunaan aviation kerosine jauh lebih baik dibanding hidrogen karena tidak berbiaya mahal serta risiko yang minimal.

Disebutkan IFL Science, umumnya mesin detonasi menggunakan rantai gelombang kejut untuk mendorong pesawat ke depan. Biasanya pesawat terdorong ke depan karena adanya bahan bakar yang disuntikkan ke saluran berbentuk cincin.

Gelombang kejut kemudian menyulut bahan bakar putaran berikutnya yang juga disuntikkan ke dalam saluran yang sama. Hal itu kemudian menciptakan rangkaian ledakan sementara produk pembakaran dikeluarkan dari belakang.

Baca juga : Akun Dipulihkan, Donald Trump Enggan Balik ke Twitter

China Uji Coba Mesin Hipersonik yang Bikin Pesawat 9 Kali Lebih Kencang dari Kecepatan Suara


Para peneliti China menyimpulkan mesin itu bisa melepaskan lebih banyak energi daripada metode alternatif yang diajukan oleh Amerika Serikat yakni penggunaan teknik scramjet . Menurut mereka mesin yang mereka teliti jauh lebih efisien pada kecepatan tinggi.

Penghematan itu nantinya akan sangat berguna untuk pesawat-pesawat kargo atau perjalanan jauh. Artinya bisa ada penghematan biaya yang luar biasa berkat mesin itu.

Baca juga : Mitsubishi Ralliart Bangkit dari Tidur, Ada Peran Anak Bangsa di Dalamnya

Mesin detonasi bukanlah konsep baru, tetapi impian untuk menggunakan aviaton kerosine jadi tantangan tersendiri karena pembakarannya lebih lambat daripada hidrogen. Apalagi penggunaan bahan bakar itu butuhn ruang besar yang sepuluh kali lebih panjang dari mesin hidrogen saat ini. Selain itu, penerbang tidak bisa begitu saja memperbesarnya saat akan melaju mendekati Mach 9.

Untuk menyiasatinya, Liu Yunfeng dan rekan-rekannya dari Mechanics, Chinese Academy of Sciences menemukan solusi cerdik namun sederhana. Mereka kemudian membuat tonjolan kecil di saluran masuk udara memungkinkan minyak tanah meledak lebih banyak. segera. Saat udara berputar di sekitar ruangan dengan kecepatan tinggi, ia bertabrakan dengan tonjolan untuk menciptakan gelombang kejut kecil yang membantu menyalakan bahan bakar.

Mereka menguji kreasi mereka menggunakan bahan bakar RP-3 dan berhasil menciptakan daya dorong yang kuat dan berkelanjutan.
(wsb)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1428 seconds (11.210#12.26)