Ribuan Koin dan Cicin Emas Langka Ditemukan di Ladang Jagung Polandia
Kamis, 28 Januari 2021 - 09:28 WIB
Setelah menyadari nilai luar biasa dari timbunan itu, Kedzierski dan timnya memanggil sukarelawan setempat untuk menjaga harta karun itu sampai penggalian selesai. (Baca juga: Menghindari Kanibalisme, Belalang Jantan Gunakan Trik Baru Saat Kawin)
Sebagian besar koin yang ditemukan adalah koin perak yang dikenal sebagai Cross Denarii. Dicetak dengan gambar salib besar dan berasal dari akhir abad ke-11 atau awal abad ke-12.
Timbunan itu juga menyimpan koin Ceko, Denmark, Hungaria dan Jerman, termasuk koin dinar Raja Jerman Henry III. Koin paling langka adalah dinar yang menampilkan Sieciech, seorang negarawan Polandia berpangkat tinggi yang melayani Wladyslaw I Herman, Adipati Polandia dari 1079 hingga 1102.
"Sensasi terbesar dari timbunan itu adalah empat cincin emas, termasuk cincin dengan tulisan Cyrillic tentang wanita bernama Maria," katanya.
Tidak seperti pernak-pernik perak, perhiasan emas sangat langka di Polandia selama periode Abad Pertengahan awal. Mungkin, cincin emas yang baru ditemukan itu milik dinasti penguasa pertama Polandia, yang dikenal sebagai dinasti Piast.
"Harta karun (tertanggal 1105) itu mungkin milik Zbigniew, pejabat kerajaan Polandia, dan cincin kawin yang memakai tulisan Cyrillic bisa jadi merupakan hadiah dari neneknya - Dobroniega Maria, putri Vladimir yang Agung, Pangeran Kiev, dan seorang istri," kata Kędzierski. (Baca juga: Peneliti Temukan Penyebab Es di Greenland Mencair Secara Misterius)
Setelah timbunan itu digali, para peneliti akan menganalisis dan menentukan tanggal potongan emas dan perak serta kantong linen dan keranjang yang menyimpan harta karun tersebut. "Yang sangat menarik adalah menetapkan asal usul barang-barang dekorasi emas, seperti cincin itu," kata Kedzierski.
Penemuan timbunan kedua di Sluszkow menunjukkan bahwa desa tersebut mungkin telah memainkan peran yang lebih penting dalam sejarah. Mungkin seorang pejabat tinggi yang terkait dengan kerajaan tinggal di Sluszkow, atau mungkin itu tempat tinggal sementara untuk Zbigniew. (Baca juga: Begini Cara Ilmuwan Memperkirakan Usia Benda-benda Purbakala)
Sebagian besar koin yang ditemukan adalah koin perak yang dikenal sebagai Cross Denarii. Dicetak dengan gambar salib besar dan berasal dari akhir abad ke-11 atau awal abad ke-12.
Timbunan itu juga menyimpan koin Ceko, Denmark, Hungaria dan Jerman, termasuk koin dinar Raja Jerman Henry III. Koin paling langka adalah dinar yang menampilkan Sieciech, seorang negarawan Polandia berpangkat tinggi yang melayani Wladyslaw I Herman, Adipati Polandia dari 1079 hingga 1102.
"Sensasi terbesar dari timbunan itu adalah empat cincin emas, termasuk cincin dengan tulisan Cyrillic tentang wanita bernama Maria," katanya.
Tidak seperti pernak-pernik perak, perhiasan emas sangat langka di Polandia selama periode Abad Pertengahan awal. Mungkin, cincin emas yang baru ditemukan itu milik dinasti penguasa pertama Polandia, yang dikenal sebagai dinasti Piast.
"Harta karun (tertanggal 1105) itu mungkin milik Zbigniew, pejabat kerajaan Polandia, dan cincin kawin yang memakai tulisan Cyrillic bisa jadi merupakan hadiah dari neneknya - Dobroniega Maria, putri Vladimir yang Agung, Pangeran Kiev, dan seorang istri," kata Kędzierski. (Baca juga: Peneliti Temukan Penyebab Es di Greenland Mencair Secara Misterius)
Setelah timbunan itu digali, para peneliti akan menganalisis dan menentukan tanggal potongan emas dan perak serta kantong linen dan keranjang yang menyimpan harta karun tersebut. "Yang sangat menarik adalah menetapkan asal usul barang-barang dekorasi emas, seperti cincin itu," kata Kedzierski.
Penemuan timbunan kedua di Sluszkow menunjukkan bahwa desa tersebut mungkin telah memainkan peran yang lebih penting dalam sejarah. Mungkin seorang pejabat tinggi yang terkait dengan kerajaan tinggal di Sluszkow, atau mungkin itu tempat tinggal sementara untuk Zbigniew. (Baca juga: Begini Cara Ilmuwan Memperkirakan Usia Benda-benda Purbakala)
tulis komentar anda