Helikopter Mi-24 Ukraina Pamer Senjata Baru dari AS, Ini Kehebatan Roket Zuni Era Perang Vietnam

Kamis, 12 Oktober 2023 - 17:48 WIB
loading...
Helikopter Mi-24 Ukraina Pamer Senjata Baru dari AS, Ini Kehebatan Roket Zuni Era Perang Vietnam
Angkatan Udara Ukraina memamerkan kemampuan helikopter Mi-24 menembak roket Zuni, senjata baru sumbangan Amerika Serikat (AS). Foto/Stateside/Wikipedia/Bulgarian Military
A A A
KIEV - Angkatan Udara Ukraina memamerkan kemampuan helikopter Mi-24 menembak roket Zuni, senjata baru sumbangan Amerika Serikat (AS). Roket Zuni merupakan senjata tak berpemandu untuk mendukung operasi udara-ke-udara dan udara-ke-darat.

Sebuah video menunjukkan kemahiran helikopter Mi-24 menggunakan roket tak terarah Zuni telah dipublikasikan secara online. Dokumen yang menyita perhatian cukup besar ini awalnya diunggah oleh seorang pengguna di Instagram.

Dikutip dari laman Bulgarian Military, Kamis (10/12/2023), rekaman tersebut menunjukkan helikopter Mi-24 melepaskan tembakan roket Zuni ke lokasi Rusia dari kokpit. Peluncuran dilakukan dari empat kontainer muatan LAU-10 yang ditambatkan ke peluncur Mi-24.



Dari video tersebut dapat disimpulkan bahwa setiap roket memiliki pecahan Mk.24 yang memiliki daya ledak tinggi, membawa beban ledakan 4,3 kg dan diameter roket 127 mm. Peluncur LAU-10 serbaguna, mampu mendukung helikopter dan pesawat, asalkan dilengkapi dengan perlengkapan yang sesuai.

Data dari paket bantuan bulan Januari 2023 mengungkapkan bahwa AS telah menyerahkan hampir 4.000 rudal tersebut ke Ukraina. Mereka telah digunakan oleh armada helikopter milik Angkatan Bersenjata Ukraina dalam konfrontasi dengan pasukan Rusia.
Helikopter Mi-24 Ukraina Pamer Senjata Baru dari AS, Ini Kehebatan Roket Zuni Era Perang Vietnam


“Selain helikopter, rudal Zuni juga ditempatkan di gudang pesawat serang Su-25 Angkatan Udara Ukraina, menjadikannya senjata yang berdampak terhadap posisi tentara Rusia,” tulis Bulgarian Military.

Sebagai perbandingan, roket Zuni mirip rudal anti-pesawat S-13 122 mm yang tidak terarah milik Soviet. Namun, jangkauan target serangan Zuni secara signifikan melebihi jangkauan S-13.



Roket Zuni, sebenarnya adalah Roket Pesawat Sirip Lipat [FFAR] 5 inci, dirancang sebagai roket terarah berdiameter 127 mm yang diproduksi oleh divisi Hunter-Douglas dari Bridgeport Brass Company. Para insinyur di Stasiun Uji Persenjataan Angkatan Laut AS di China Lake, memulai pembangunan roket terarah 12,7 cm baru pada tahun 1950-an.

Roket buatan Amerika sering kali menggunakan dua jenis hulu ledak yang berbeda, yaitu Mk.24 dan Mk.32. Untuk jenis Mk.24 memiliki daya ledak sangat kuat. Ledakan yang ditimbulkan menghasilkan lebih dari 500 fragmen yang mampu menembus baja ringan hingga 9,5 mm dari jarak jauh 9,1 meter.
Helikopter Mi-24 Ukraina Pamer Senjata Baru dari AS, Ini Kehebatan Roket Zuni Era Perang Vietnam


Selain itu, ketika dipasangkan dengan hulu ledak peledakan pangkalan Mk.191, Zuni Mk.24 membuktikan potensi destruktif yang luar biasa, menembus lapis baja Kelas B setebal 50,8 mm. Bahkan dengan mudah menembus beton bertulang setinggi 914 mm atau melubangi medan lunak sedalam 9,1 meter.

Sebaliknya, Zulu Mk.32, memiliki jumlah fragmen persegi lebih dari 2.000 berukuran 6,35 mm yang signifikan. Ini menunjukkan kekuatan destruktif yang cukup untuk merusak kendaraan ringan dalam radius 21,3 meter.



Zulu Mk.32, jika dikombinasikan dengan detonator peledakan titik, akan memperlihatkan kemampuan penetrasi yang cukup besar. Misalnya, hulu ledak Anti-Tank Peledak Tinggi [HEAT] dapat menembus 457 mm pada sudut 0° atau membuat penyok hingga 178 mm pada sudut 65°.
(wib)
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright ©2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.1911 seconds (0.1#10.140)