Jepang Tunjuk Mitsubishi Produksi Pesawat Siluman F-X

Minggu, 01 November 2020 - 18:34 WIB
loading...
Jepang Tunjuk Mitsubishi Produksi Pesawat Siluman F-X
Pesawat Tempur Mitsubishi F2. FOTO/ IST
A A A
TOKYO - Inovasi dan teknologi membuat produk-produk otomotif dan rlektronik Mitsubishi Heavy Industries (MHI) dipilih sebagai kontraktor utama untuk program pengembangan pesawat tempur generasi mendatang, F-X.. BACA JUGA - Serangan Santet Besar-Besaran ke Donald Trump Kacaukan Big Data AS

Seperti dilansir dari Autopro, Hal ini diumumkan langsung oleh Menteri Pertahanan Jepang Nobuo Kishi, Pengumuman tersebut tidak mengherankan karena MHI adalah perusahaan paling berpengalaman dan satu-satunya produsen jet tempur supersonik di Jepang.

MHI saat ini memproduksi pesawat latih tempur Mitsubishi F-1, Mitsubishi F-2 dan F-16C.. BACA JUGA - Jadi MPV Terlaris, Suzuki Diam-Diam Siapkan Kembali All New Ertiga Diesel

Kishi juga mengumumkan bahwa Jepang saat ini sedang mencari mitra MHI untuk memberikan solusi teknis, khususnya teknologi siluman. Mitra akan dipilih pada akhir tahun ini dan Lockheed Marton diharapkan akan dipilih.

Dana penelitian dan pengembangan akan segera disalurkan ke MHI. Untuk tahun 2021, Kementerian Pertahanan Jepang mengharapkan proyek pesawat tempur tersebut dapat segera terwujud.

Terlepas dari kemajuan teknis dan ekonomi dalam pembangunan jet tempur modern, industri di Jepang terlihat perlu segera mempelajari dan mengembangkan mesin modern, radar kelas AESA, dan teknologi siluman.

Meski begitu, beberapa program telah dijalankan dan banyak pengalaman yang didapat. Misalnya saja pesawat demonstran ATD-X yang diuji coba pada 2016 hingga 2018.

Saat ini, program pengembangan pesawat tempur Jepang yang melibatkan badan pesawat dan desain mesin diharapkan dapat dimulai pada Mc 2021. Pembangunan prototipe pertamanya adalah pada tahun 2024 dan mulai uji terbang pada tahun 2028. Hal tersebut terlihat sejalan dengan pembangunan jet tempur Korea, Boramae.

Namun, pesawat tempur generasi mendatang baru akan bergabung dengan armada Jepang pada 2035.
(wbs)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2360 seconds (11.252#12.26)