Sebelum Lengser, Trump Perkuat Teknologi GPS AS di Luar Angkasa

Rabu, 20 Januari 2021 - 23:38 WIB
loading...
Sebelum Lengser, Trump Perkuat Teknologi GPS AS di Luar Angkasa
Tampak ilustrasi satelit Global Positioning System (GPS) di orbit. Foto/NASA
A A A
WASHINGTON - Kebijakan luar angkasa baru menyoroti peran fundamental dari Global Positioning System (GPS) dalam mengamankan keselamatan dan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS).

Presiden AS saat itu, Donald Trump , pada Jumat (15/1/2021) mengeluarkan Petunjuk Kebijakan Antariksa-7 (SPD-7), yang berfokus pada penyediaan akses berkelanjutan ke layanan pemosisian, navigasi, dan waktu (PNT) berbasis ruang AS yang disediakan oleh GPS, serta peningkatan kinerja dan keamanan siber GPS. Baca juga: 10 Misi Astronot Terlama di Luar Angkasa, Rekor Dipegang Valery Polyakov

"Menyadari bahwa sistem penentuan posisi, navigasi, dan waktu (PNT) berbasis ruang angkasa semakin penting bagi cara hidup Amerika, SPD-7 mengarahkan pencarian berbagai sumber PNT yang beragam," kata Will Boyington, Direktur Komunikasi untuk National Dewan Luar Angkasa dalam keterangan tertulisnya seperti dilansir Space.com.

"SPD-7 mengarahkan peningkatan keamanan dunia maya untuk Sistem Penentuan Posisi Global (GPS) dan perangkat berkemampuan GPS, dan mengakui potensi GPS untuk berkontribusi pada aplikasi di ruang angkasa," katanya lagi.

Angkatan Luar Angkasa AS mengoperasikan konstelasi satelit GPS yang menggunakan navigasi radio untuk memberikan informasi posisi, navigasi, dan waktu kepada pengguna militer, komersial, dan sipil di seluruh dunia. Satelit berbasis ruang angkasa sangat penting untuk berbagai teknologi dan infrastruktur, termasuk jaringan tenaga listrik, komunikasi, transportasi, prakiraan cuaca, dan tanggap darurat.

"SPD-7 bertujuan mempertahankan kepemimpinan Amerika dalam penyediaan dan penggunaan GPS yang bertanggung jawab," menurut arahan tersebut.

Ini termasuk meningkatkan teknologi GPS saat ini, yang mendukung upaya berkelanjutan Amerika Serikat untuk meluncurkan generasi baru pesawat ruang angkasa navigasi GPS yang memancarkan sinyal berdaya lebih tinggi yang lebih tahan terhadap gangguan dan meningkatkan frekuensi siaran tambahan untuk membuat jaringan GPS lebih kompatibel dengan konstelasi serupa yang lain. Empat dari 10 satelit GPS III canggih yang direncanakan telah diluncurkan ke luar angkasa untuk menggantikan teknologi yang sudah tua.

Arahan baru, yang dapat Anda baca di sini, juga menunjukkan bahwa ketergantungan yang meningkat pada GPS untuk aplikasi militer, sipil dan komersial membuat sistem rentan. Oleh karena itu, SPD-7 menekankan perlunya bersiap untuk potensi kehilangan sinyal dan meningkatkan keamanan siber GPS jika sinyal terganggu atau dimanipulasi.

Selain itu, kebijakan tersebut mendukung penggunaan layanan PNT berbasis satelit asing untuk melengkapi GPS, dan mendorong "pengembangan pendekatan alternatif untuk layanan dan keamanan PNT yang dapat menggabungkan teknologi dan layanan baru saat dikembangkan, seperti penginderaan kuantum, relatif navigasi dan layanan PNT alternatif yang dimiliki dan dioperasikan oleh swasta atau publik," ujarnya lagi.

SPD-7 merupakan pembaruan pertama untuk kebijakan AS tentang PNT berbasis ruang angkasa dalam lebih dari 16 tahun. Ini juga memperkuat banyak poin yang dibuat dalam Perintah Eksekutif Februari 2020, yang menekankan perlunya penggunaan layanan PNT yang bertanggung jawab.

Trump juga baru-baru ini mengeluarkan Perintah Eksekutif pada 12 Januari yang mempromosikan pengembangan reaktor nuklir modular kecil untuk pertahanan nasional dan eksplorasi ruang angkasa. "Perintah itu akan menghidupkan kembali sektor energi nuklir Amerika Serikat, menghidupkan kembali program eksplorasi ruang angkasa Amerika, dan menghasilkan beragam pilihan energi untuk kebutuhan pertahanan nasional," menurut pernyataan dari Gedung Putih.

Reaktor nuklir digunakan dalam berbagai aplikasi di Bumi, termasuk menghasilkan tenaga di atas kapal selam dan kapal induk. Tenaga nuklir juga penting untuk eksplorasi ruang angkasa yang dalam, dan dapat digunakan untuk menjalankan misi awak di bulan dan Mars di masa depan. Oleh karena itu, Perintah Eksekutif menyarankan bahwa mengembangkan reaktor modular kecil akan memajukan kepemimpinan dan dominasi Amerika di domain terestrial dan luar angkasa, menurut pernyataan itu lagi. Baca juga: Terbongkar! Erick Thohir Ungkap 3 BUMN Pemilik Utang Paling Besar
(iqb)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1572 seconds (10.177#12.26)