Hasil Investigasi Terkait Asal-Usul Covid-19 Akan Diumumkan Akhir Maret Ini

Senin, 08 Maret 2021 - 00:05 WIB
loading...
Hasil Investigasi Terkait Asal-Usul Covid-19 Akan Diumumkan Akhir Maret Ini
Pasar hewan di Wuhan China yang diduga awal virus corona beredar. FOTO/ IST
JAKARTA - Tim peneliti internasional yang menyelidiki asal-usul pandemi Covid-19 di China akan mengungkap laporan investigasi pada minggu ketiga bulan ini.

Laporan tersebut semula diharapkan akan dirilis dalam dua tahap, yaitu ringkasan awal pada bulan Februari dilanjutkan dengan teks lengkap.

Namun, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan kedua
“Saya sadar banyak negara anggota yang sudah tidak sabar melihat laporan studi bersama yang dipimpin oleh WHO tentang asal mula virus SARS-CoV-2 , sebenarnya saya juga termasuk yang ingin tahu.

Baca juga: 5 Pejabat Meninggal Karena COVID-19, Terakhir Sekda DKI Saefullah

“Saat ini tim sedang mempersiapkan laporan akhir dan ringkasannya yang diharapkan bisa dirilis secara serentak pada minggu ketiga Maret.



“Jika sudah siap, kami akan meminta tim ahli untuk membagikan laporan tersebut kepada negara anggota lain sebelum dipublikasikan,” ujarnya dalam sambutan di depan negara anggota badan kesehatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) seperti dilansir dari Mirror.

Ghebreyesus menjelaskan, tim ahli peneliti juga akan menjelaskan secara detail kepada negara anggota tentang temuan mereka.

Kasus pertama Covid-19 terdeteksi di Wuhan pada Desember 2019. Investigasi internasional di Wuhan, yang baru dimulai Januari lalu, berakhir bulan lalu.

Sebuah tim ahli ilmiah internasional menghabiskan hampir sebulan di Wuhan mengunjungi lokasi yang terkait dengan kasus awal infeksi.

Para ahli percaya virus corona itu berasal dari kelelawar dan menyebar ke manusia melalui mamalia lain.



Meski misi ke Wuhan gagal mengidentifikasi sumber virus, para ahli menjelaskan penelitian mereka sama sekali tidak berdasarkan teori virus itu berasal dari laboratorium virologi di kota sebelum meninggalkan China.

Namun, kata Ghebreyesus, semua hipotesis masih dalam pemeriksaan dan perlu analisis dan studi lebih lanjut.
(wbs)
preload video
KOMENTAR ANDA