Bumi Bocor! Air Danau Terbesar di Turki Menghilang

Selasa, 07 September 2021 - 19:26 WIB
loading...
Bumi Bocor! Air Danau Terbesar di Turki Menghilang
Danau Terbesar di Turki terlihat tandus karena airnya mengering. FOTO/ DAILY SABAH
KAIRO - Keretakan di dasar Danau terbesar kelima di Turki menyebabkan air di danau hilang, danau yang menjadi sumber air alami di provinsi Konya, kini tandus.

Seperti dilansir dari Daily Sabah Selasa (7/9/2021), Danau Aksehir yang luasnya 54 kilometer persegi dan dulunya memiliki kedalaman air hingga lima meter, kini seperti padang tekukur jarak jauh ketika sumber airnya mengering. BACA JUGA - NASA Temukan Benda Menyerupai Pedang Biru Star Wars

Berbicara kepada Kantor Berita Demiroren, akademisi Universitas Teknik Konya Tahir Nalbantcilar menginformasikan bahwa ada lapisan tanah yang retak di tengah danau.

Tahir mengatakan salah satu faktor utama mengeringnya danau adalah karena pemanasan global yang mengakibatkan keretakkan di dasar Danau Aksehir.



Namun demikian, terdapat juga kekurangan pada sistem penggunaan air untuk sektor pertanian di wilayah sekitarnya yang turut menyebabkan kejadian ini.

“Beberapa kolam air buatan yang dibuat untuk irigasi ke lahan pertanian milik warga dengan bendungan yang dibangun di tepi sungai telah memblokir sumber air yang mengalir ke danau ini. Jika pemerintah tidak mengubah sistem penggunaan air saat ini, mungkin kita harus mengucapkan selamat tinggal pada danau selamanya," katanya.

Sebuah danau di Turki disebut-sebut punya kesamaan dengan Kawah Jazero di Planet Mars. Hal itu menarik perhatian Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional AS (NASA/ National Aeronautics and Space Administration) untuk menelitinya.

Dilansir dari Anadolu Agency dan US Times Now pada 2020 lalu melaporkan kesamaan tersebut dilihat dari susunan mineral yang dipantau dengan penginderaan jauh dan morfologis, menurut Candan Gokceoglu, seorang profesor teknik geologi di Universitas Hacettepe di Ankara, Turki.

Jezero Crater adalah lokasi pendaratan yang direncanakan untuk penjelajah NASA pada Februari lalu saat akan memulai misi yang akan berlangsung selama satu tahun Mars atau setara dengan 687 hari Bumi. Gokceoglu kemudian mengunggah ulang unggahan NASA di akun Twitter miliknya, di mana ia menunjukkan kesamaan antara Jezero dan Salda.

Perairan jernih danau kawah dan pantai pasir putihnya, menurut ilmuwan di NASA Earth Observatory, memiliki banyak kesamaan dengan Kawah Jezero. Garis pantainya yang berwarna unik ialah hydromagnesite, bukan hanya mirip dengan mineral karbonat di Jezero, tetapi juga satu-satunya di Bumi.



"Anda mungkin tidak bisa melakukan perjalanan ke Jezero Crater di Mars, tapi Anda dapat mengunjungi hal terbaik berikutnya: Danau Salda di Turk i. Walaupun letaknya jauh, Danau Salda berbagi mineralogi dan geologi yang sama dengan danau di Mars," terangnya.
(wbs)
preload video
KOMENTAR ANDA