Fakta Ini! Dorong Australia Selamatkan Koala dari Ancaman Kepunahan

Sabtu, 12 Februari 2022 - 00:08 WIB
loading...
Fakta Ini! Dorong Australia Selamatkan Koala dari Ancaman Kepunahan
Koala hewan endemik Australia terancam punah. FOTO/ IST
A A A
SIDNEY - Australia telah secara resmi mendaftarkan koala di seluruh negeri sebagai hewan yang terancam punah. Hal itu disebabkan karena koala mengalami kesulitan berpopilaso

Seperti dilansir dari AFP Jumat (11/2/2021), tak hanya itu, banyaknya kejadian kebakaran hutan yang merusak habitatnya.

BACA JUGA - Lakukan Penyerangan di Brazil, Hewan Melata Raksasa Ini Juga Muncul di Kanada

Menteri Lingkungan Hidup Susan Ley mengatakan, pencatatan koala secara tidak langsung harus diberikan perlindungan maksimal di New South Wales dan Queensland.

Satu dekade lalu, koala yang dianggap sebagai simbol unik satwa liar di Australia hanya terdaftar sebagai 'berisiko'.

"Kami ingin segera mengambil langkah untuk melindungi populasi koala di Australia. Pemerintah telah setuju untuk mengalokasikan dana sebesar USD36 juta untuk melindungi hewan," kata Ley.

Populasi koala dilaporkan terus menurun akibat perubahan iklim yang disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan. Kabar ini disampaikan oleh Yayasan Koala Australia (Australian Koala Foundation/AKF).

Melansir Australian Geographic, Ketua AKF Deborah Tabart mengungkapkan berdasarkan temuan para peneliti di lapangan sekitar 30 persen populasi koala musnah selama tiga tahun belakang. Bahkan penurunan populasi ini, kata dia terjadi di seluruh wilayah Australia yang menjadi habitat hewan ini.

"Terus terjadi penurunan populasi koala dan tidak terdapat tren pertumbuhan. Dalam 3 tahun belakangan, sekitar 41 persen koala menurun populasinya di negara bagian New South Wales dan kawasan ibu kota negara," jelas Deborah.

Melalui hasil kajian AKF, juga dilaporkan terjadi penurunan populasi koala sebesar 37 persen di negara bagian Queensland, 31 persen di negara bagian Australia Selatan, dan 16 persen di Victoria.

Jumlah populasi koala di Australia yang ada saat ini, menurut AKF sebanyak 32.065 hingga 57.920 ekor di habitatnya. Penurunan drastis populasi ini, disebut lebih rendah dari yang terjadi pada tahun 2018.

"Penurunan populasi koala sejauh ini diperkirakan mencapai 45.745 sampai 82.170 ekor," lanjut Ketua AKF dalam pernyataannya.

Jumlah hewan diperkirakan 185.000 pada tahun 2001 dan sekarang telah turun menjadi 92.100 tahun lalu.
(wbs)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2891 seconds (11.210#12.26)