Apa Penyebab Jatuhnya Pesawat Boeing 737 China Eastern?

Senin, 21 Maret 2022 - 17:52 WIB
loading...
Apa Penyebab Jatuhnya Pesawat Boeing 737 China Eastern?
Pesawat Boeing 737 milik maskapai China Eastern terbang dari kota Kunming ke pusat selatan Guangzhou sebelum kehilangan kontak. Foto: ist
A A A
WUZHOU - Pesawat Boeing 737 yang dioperasikan China Eastern Airlines dikabarkan mengalami kecelakaan di China pada Senin (21/3/2022).
Diketahui, pesawat Boeing 737 milik maskapai China Eastern itu terbang dari kota Kunming ke pusat selatan Guangzhou. Lalu, disebut ”kehilangan kontak udara di atas kota Wuzhou”.

Tepatnya, di wilayah Guangxi. Demikian dilaporkan Administrasi Penerbangan Sipil China (CAAC). Total penumpang diperkirakan ada 132 orang, dengan 9 awak. Tapi, ada juga yang menyebut 133 orang.

Apa Penyebab Jatuhnya Pesawat Boeing 737 China Eastern?

Situs Web Maskapai China Menjadi Hitam Putih Setelah Kecelakaan. Foto: ist

Lokasi kecelakaan sudah diketahui ada di gunung. Jumlah korban belum diketahui, tapi diperkirakan tidak ada korban yang selamat.
”Saat ini kami mengkonfirmasi pesawat Boeing 737 itu jatuh,” sebut CAAC. Pihaknya telah mengaktifkan tanggap darurat dan “mengirimkan petugas SAR ke tempat kejadian”.

Seorang penduduk desa mengatakan kepada situs berita lokal bahwa pesawat yang terlibat dalam kecelakaan itu ”benar-benar hancur”.
Ia juga menyebut bahwa kawasan hutan lokasi kejadian porak poranda karena kebakaran yang disebabkan pesawat itu jatuh ke lereng gunung.

Belum ada tanggapan langsung dari China Eastern saat dihubungi AFP. Namun, China Eastern Airlines mengubah situs resmi mereka menjadi hitam putih pada Senin sore.

Pelacak penerbangan FlightRadar24 tidak menunjukkan data lagi untuk penerbangan MU5735 setelah pukul 14:22 waktu setempat, ketika telah mencapai Wuzhou.

Diperkirakan, pesawat turun tajam dari ketinggian 29.100 kaki menjadi 3.225 kaki dalam rentang waktu hanya tiga menit, sebelum informasi penerbangan dihentikan. Penyebabnya masih belum diketahui.
(dan)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2177 seconds (11.210#12.26)