Gelombang Aneh Matahari Ini Bergerak 3 Kali Lebih Cepat, Para Ilmuwan Bingung

Jum'at, 25 Maret 2022 - 16:41 WIB
loading...
Gelombang Aneh Matahari Ini Bergerak 3 Kali Lebih Cepat, Para Ilmuwan Bingung
Para ilmuwan menemukan fenomena langka pada Matahari yang mengeluarkan gelombang aneh dan bergerak 3 kali lebih cepat dari gelombang plasma serupa. Foto/ESA & NASA
A A A
ABU DHABI - Para ilmuwan menemukan fenomena langka pada Matahari yang mengeluarkan gelombang aneh dan bergerak 3 kali lebih cepat dari gelombang plasma serupa. Para ilmuwan belum bisa menjelaskan kejadian ini karena tidak ada data yang cocok untuk menerangkan fenomena ini.

Para astronom menemukan gelombang ini terdiri dari pusaran plasma di dalam matahari dan tiga kali lebih cepat daripada gelombang serupa. Para ilmuwan belum dapat menjelaskan mengapa gelombang ini bergerak lebih cepat.

Jenis gelombang aneh telah ditemukan yang bergerak mundur melalui plasma yang membentuk Matahari. Dari tiga mekanisme teori yang mungkin untuk menjelaskan gelombang ini, tidak ada yang cocok dengan data, sehingga tetap menjadi misteri.

Baca juga; Suhunya Sepanas Neraka, Ini Penampakan Korona Matahari Paling tajam dan Indah

Chris Hanson di New York University Abu Dhabi di Uni Emirat Arab dan rekan-rekannya menyebut gelombang aneh ini dengan gelombang vortisitas retrograde frekuensi tinggi (high-frequency retrograde/HFR). Gelombang HFR terbentuk dari kelompok pusaran kecil atau vortisitas, yang mengelilingi matahari dengan arah yang berlawanan dengan rotasinya.

Namun, vortisitas bergerak mengelilingi matahari tiga kali lebih cepat daripada gelombang serupa lainnya. Lebih cepat daripada yang dapat dijelaskan oleh salah satu model gerakan plasma di dalam matahari.

Menggunakan data puluhan tahun dari teleskop berbasis darat dan luar angkasa, para peneliti menguji tiga kemungkinan. Pertama, gelombang itu disebabkan oleh medan magnet di dalam matahari; kedua, gelombang itu berasal dari riak lain di matahari yang disebut gelombang gravitasi; atau ketiga, disebabkan oleh kompresi plasma.

Namun, tak satu pun dari ide-ide ini cocok dengan data. "Kami kehilangan bahan dalam pemahaman kami tentang matahari," kata Hanson dikutip SINDOnews dari laman newscientist, Jumat (25/3/2022).

“Menemukan sekumpulan gelombang yang tidak memiliki penjelasan saat ini adalah… menarik dan menggelitik, karena tantangannya sekarang adalah untuk menjelaskan apa itu gelombang itu,” lanjut Hanson.

Para peneliti mengilustrasikan gelombang ini seperti yang terjadi di lautan, di mana ada riak yang disebut gelombang Rossby. Gelombang itu ditemukan bergerak lebih cepat daripada gelombang yang bisa terjadi.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1968 seconds (11.97#12.26)