Ciri-ciri Raksasa Kandahar yang Dirahasikan AS di Luar Batas Wajar

Senin, 30 Mei 2022 - 18:24 WIB
loading...
Ciri-ciri Raksasa Kandahar yang Dirahasikan AS di Luar Batas Wajar
Para tentara memasukkan raksasa yang mati itu dibawa ke dalam helikopter chinook, terbang bersamanya, dan dia tidak pernah terlihat lagi. FOTO Ilustrasi/ DAILY
A A A
NEW YORK - Video yang diklaim sebagai pengakuan tentara Amerika Serikat soal kebenaran Raksasa Kandahar menarik perhatian para ilmuwan tentang siapakah monster tersebut.

Raksasa Kandahar yang mempunyai ciri berambut merah, tinggi 13 kaki dan tinggal di dalam goa misterius di pegunungan Afghanistan menarik perhatian ahli untuk menguji kebenaraanya.

BACA JUGA - AS Dituding Merahasiakan Keberadaan Raksasa Kandahar, Monster Setinggi 13 Kaki di Afghanistan

Menurut postingan wawancara akun YouTuber L.A Marzulli, pada Agustus 2016, yang menampilkan seorang kontraktor militer yang diidentifikasi sebagai Mr. K yang mengaku pernah hadir saat pembantaian brutal Raksasa Kandahar.

Ada testimoni dari salah satu anggota pasukan khusus yang berada di Afghanistan berkata pada sang narasumber di video itu bahwa ia juga sempat melihat mayat yang berukuran tidak biasa di markas dan ciri tubuhnya persis yang diceritakan oleh sang narasumber.

Salah satu media yang membahas hoax juga mengkonfirmasi bahwa prajurit bernama Dan memang benar ada tapi anehnya kematiannya tidak seperti yang ada di atas, tidak dijelaskan dengan detil.

Seperti dilansir dari Daily Star Senin (30/5/2022) dalam video yang sekarang dihapus, Marzulli menceritakan kisah tentang seluruh pasukan yang hilang di pegunungan Afghanistan pada awal 2000-an, hanya untuk menemukan perlengkapan mereka di sebuah gua misterius .

Raksasa itu muncul dengan membawa tombak dan seperti siap menghadapi para tentara itu. Salah satu prajurit yang bernama Dan berlari ke arah raksasa itu dan prajurit lain mencoba menembakinya.

Kemudian, para tentara memasukkan raksasa yang mati itu dibawa ke dalam helikopter chinook, terbang bersamanya, dan dia tidak pernah terlihat lagi.
(wbs)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1087 seconds (10.55#12.26)