Astronot China Mulai Keluhkan Popok yang Terlalu Berat dan Bikin Alat Vital Tidak Nyaman

Sabtu, 16 Juli 2022 - 09:00 WIB
loading...
Astronot China Mulai Keluhkan Popok yang Terlalu Berat dan Bikin Alat Vital Tidak Nyaman
Astronot China mulai mengeluhkan popok luar angkasa, MAG, yang dianggap tidak nyaman saat digunakan bekerja. Foto/SCMP
A A A
JAKARTA - Astronot China mulai mengeluhkan penggunaan popok luar angkasa yang dianggap terlalu berat dan bikin alat vital tidak nyaman. Keberadaan popok itu justru dianggap menghambat pekerjaan para astronot di luar angkasa yang semakin padat dan berat.

Dari situ para astronot China justru berharap adanya popok yang nyaman dan mudah dikenakan. Hal itu merupakan paparan sebuah riset yang dilakukan peneliti Wang Tianhui dan Guangdong Yinyin Co dan telah dilaporkan ke jurnal Manned Spaceflight baru-baru ini.

Menurut Wang Tianhui para astronot China justru membutuhkan sebuah popok yang sangat tipis namun mampu menampung lebih dari 1 kilogram urine. Diperkirakan popok itu harus lebih tipis sepertiga dari ukuran popok yang digunakan saat ini.

Diketahui para astronot saat ini menggunakan popok dengan ketebalan 26 milimeter. Nantinya popok yang ideal hanya memiliki ketebalan 7 milimeter untuk mendukung aktivitas para astronot.

Baca juga : Bisa Jadi Mata-mata China, Tentara Amerika dan Keluarganya Dilarang Pakai TikTok

Astronot China Mulai Keluhkan Popok yang Terlalu Berat dan Bikin Alat Vital Tidak Nyaman


Wang Tianhui dan Guangdong Yinyin Co kemudian membuat popok tipis yang cocok buat aktivitas para astronot di luar angkasa. Jadinya para astronot tidak akan kerepotan ketika beraktivitas.

"Ini lebih tipis, lebih nyaman dan memiliki kapasitas penyerapan yang lebih baik," kata Wang Tianhui.

Dia mengatakan saat ini popok itu telah direkomendasikan kepada otoritas antariksa China. "Tetapi kami tidak tahu kapan mereka akan menggunakannya" karena diperlukan lebih banyak pengujian," terangnya.

Dikutip South China Morning Post, perusahaan Guangdong Yinyin Co telah menyuplai popok luar angkasa untuk astronot China selama satu dekade terakhir.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1387 seconds (10.55#12.26)