Ramalan Jayabaya Soal Tahun Kembar Waktu Menuju Kiamat

Minggu, 07 Agustus 2022 - 13:40 WIB
loading...
Ramalan Jayabaya Soal Tahun Kembar Waktu Menuju Kiamat
Ramalan Jayabaya Soal Tahun Kembar . FOTO/ IST
A A A
JAKARTA - Ramalan Jayabaya soal tahun kembar awal menuju Kiamat yang dikaitkan dengan tahun 2022 menarik untuk ditelusuri. Hal itu terkuak dalam kitab Jangka Jayabaya di masa Kerajaan Kediri.

BACA JUGA - Kisah Prabu Jayabaya, Raja Kediri Pencipta Ramalan Jayabaya yang Melegenda

Ramalan Jayabaya itu menyebut tanah Jawa akan memasuki zaman Kalasutra atau kebijaksanaan pada 2022.

Sebagai informasi, selama ini Prabu Jayabaya yang merupakan seorang raja dari Kediri dikenal sebagai salah satu peramal ulung yang ramalannya banyak menjadi kenyataan.

Seperti dikulip dari akun TikTok @dax_subang, menurut ramalan Jayabaya, tahun 2022 masuk dalam tahun ganjil atau Kalasutra.

Berikut ini 20 misteri dan tanda-tanda kiamat kubra di Jaya yang diramalkan Jayabaya pada 2022:

1. Umah ala saya dipuja, artinya rumah maksiat makin dipuji.
2. Wong wadon lacur ing endi-endi, artinya banyak perempuan lacur di mana-mana.
3. Akeh laknat, artinya banyak kutukan.
4. Akeh pengkhianat, artinya banyak pengkhianat.
5. Anak mangan bapak, artinya anak berani pada bapaknya.
6. Sedulur padha mangan sedulur, artinya saudara makan saudara tidak rukun.
7. Kanca dadi musuh, artinya kawan jadi lawan.
8. Guru disatru, artinya banyak guru dimusuhi.
9. Tangga lan curiga, artinya tetangga saling curiga.
10. Pedagang akeh sing kepelarang, artinya pedagang banyak yang tenggelam.
11. Wong utana akeh sing dadi, artinya penjudi banyak yang merajalela.
12. Akeh barang kang haram, artinya banyak barang haram.
13. Akeh anak kang haram, artinya banyak anak haram.
14. Wong wadon ngelamar wong lanang, artinya perempuan melamar laki-laki.
15. Wong lanang ngasura derajate dhewe, artinya laki-laki menghina derajatnya sendiri.
16. Akeh barang-barang melebuh luang, artinya banyak barang-barang yang terbuang.
17. Akeh uwong kaliren lan wuda, artinya banyak orang lapar dan telanjang.
18. Wong tuku ngelenik wong dodol, artinya pembeli membujuk penjual.
19. Sing dodol akal okol, artinya penjual membujuk si penjual.
20. Wong golek pangan kayak gabuh diintri, artinya ibarat mencari rezeki ibarat gabuh ditampik.

Seperti dilansir dari Wikipedia mengenai Ramalan Jayabaya, maka pada umumnya para sarjana sepakat bahwa sumber ramalan ini sebenarnya hanya satu, yakni Kitab Asrar (Musarar) karangan Sunan Giri.

Kitab "Jangka Jayabaya" pertama dan dipandang asli, adalah dari buah karya Pangeran Wijil I dari Kadilangu (sebutannya Pangeran Kadilangu II) yang dikarangnya pada tahun 1666-1668 Jawa = 1741-1743 M.

Ramalan Jayabaya soal Kiamat belum diketahui pasti apakah ramalan tersebut terbukti atau tidak. Namun ramalan itu sejatinya kita sebagai umat manusia agar senantiasa menjaga alam.
(wbs)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2090 seconds (11.252#12.26)