Ramalan Jayabaya tentang Penjajahan Belanda dan Jepang di Indonesia

Rabu, 10 Agustus 2022 - 19:22 WIB
loading...
Ramalan Jayabaya tentang Penjajahan Belanda dan Jepang di Indonesia
Jayabaya, ramalannya kerap terbukti benar dan menjadi sebuah mitos yang banyak dipercaya di kalangan masyarakat Indonesia. Foto DOK SINDOnews
A A A
JAKARTA - Jayabaya, ramalannya kerap terbukti benar dan menjadi sebuah mitos yang banyak dipercaya di kalangan masyarakat Indonesia. Salah satunya tentang penjajahan Belanda dan Jepang di Indonesia.

Karya tulisan dari Prabu Jayabaya yang merupakan seorang Raja Kediri tahun 113-1159 ini dianggap memiliki intuisi yang bisa menebak masa depan. Tulisan ini memiliki pengaruh besar bagi masyarakat Indonesia karena banyak yang diprediksi menjadi kenyataan.

Baca juga : Menebak Pengganti Jokowi lewat Ramalan Jayabaya Notonegoro

Dilansir dari Jurnal berjudul "Ramalan Jayabaya : Apakah dapat Menghambat Pembangunan Pusat Listrik Tenaga Nuklir" itu terdapat beberapa ramalan yang telah menjadi kenyataan. Misalnya seperti yang diangkat oleh Muhammad Husni Thamrin pada Juli 1934 di depan sidang Volksraad ialah tunjung putih sirna, muktinya orang Jawa.

Pernyataan ini merupakan keyakinan Muhammad Husni Thamrin bahwa tidak lama lagi bangsa Indonesia akan mencapai kemerdekaan.

Melansir dari Ancient Origins, Salah satu ramalan Jayabaya yang paling terkenal adalah kedatangan pria berkulit putih yang membawa senjata yang mampu membunuh dari jarak jauh.

Ramalan tersebut mengartikan bahwa akan ada orang berkulit putih akan menduduki Jawa dalam waktu yang sangat lama. Mereka kemudian akan dikalahkan, oleh orang-orang berkulit kuning dari Utara, yang hanya akan menduduki Jawa seumur hidup sebagai batang jagung.

Pada kesempatan yang sama, Muhammad Husni Thamrin menegaskan, bahwa jika pulau Jawa tinggal selebar daun kelor kelak akan datang jago kate wiring kuning dedege cebol kepalang yang menguasai pulau Jawa seumur jagung.

Baca juga : Kisah Prabu Jayabaya, Raja Kediri Pencipta Ramalan Jayabaya yang Melegenda

Kalimat tersebut bermaksud bahwa akan datang penjajah yang lebih hebat dari Belanda namun dengan ukuran tubuh yang lebih kecil. Seumur jagung sendiri mengartikan mereka akan menjajah Indonesia hanya dalam waktu yang singkat.

Artinya, tentara Jepang yang datang ke Indonesia dan mengambil alih kekuasaan Indonesia yang sebelumnya dipegang oleh Belanda. Mereka lebih kuat dan kejam namun penjajahan tersebut hanya dalam waktu yang cukup singkat.

Ramalan mengenai penjajahan tentara Belanda dan Jepang ini memang telah terjadi tidak hanya di Pulau Jawa saja namun juga di Indonesia.

Selain meramalkan kedatangan penjajah, ramalan Jayabaya juga banyak menjelaskan tentang situasi dan kondisi atau keadaan ekonomi, sosial, politik, dan keadaan keamanan. Hebatnya hal yang dituliskan ini sama persis seperti yang telah terjadi di Indonesia saat ini.
(bim)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1381 seconds (10.101#12.26)