Kandungan Racun Ular Black Mamba Bikin Korbannya Vertigo hingga Lumpuhkan Pernapasan

Kamis, 08 September 2022 - 05:03 WIB
loading...
Kandungan Racun Ular Black Mamba Bikin Korbannya Vertigo hingga Lumpuhkan Pernapasan
Kandungan Racun Ular Black Mamba. FOTO/ IST
A A A
JAKARTA - Kandungan racun ular Black Mamba dinobatkan sebagai yang palin mematikan di dunia. Black Mamba juga terkenal dengan spesies ular tercepat di dunia dan termasuk ular berbisa terpanjang di Afrika dan terpanjang kedua di dunia.

Ular Black Mamba ini memiliki panjang maksimum sekitar 4,3 meter dan memiliki bentuk kepala seperti ular atletis yang lentur. Ular black mamba bisa hidup di habitatnya hingga 11 tahun lamanya.

BACA JUGA - 2 Ular Raksasa Kalimantan Berukuran Tak Biasa yang Gemparkan Dunia

Terlepas dari namanya, ternyata ular ini tidak memiliki warna hitam melainkan hewan ini berwarna abu-abu hingga coklat tua dan untuk bagian bawah biasanya memiliki warna yang cenderung lebih terang.

Nama Black Mamba pada spesies ular ini diambil karena spesies ular ini memiliki mulut yang hitam. Ular Black Mamba dengan ular Cottonmouths memiliki kemiripan ketika mereka merasa terancam.

Perilaku dari ular Black Mamba ini cukup mengkhawatirkan bagi kita ketika kita menemukan hewan ini karena ketika ular ini sudah terpojok, ular ini akan mengangkat kepala mereka, kadang-kadang dengan sepertiga dari tubuh mereka dari tanah, melebarkan sayap seperti kobra, membuka mulut hitam mereka, dan mendesis.

Perilaku hewan ini dilakukan untuk tetap bertahan hidup. Jika penyerang tetap bertahan hidup, ular Black Mamba akan terus menyerang berulang kali , menyuntikkan sejumlah besar neurotoksin dan kardiotoksik yang kuat di setiap serangan yang dilakukannya.

Berbeda dengan kebanyakan ular lainnya, ular yang satu ini memiliki gigitan yang sangat menakutkan dan selalu berakibat fatal bagi yang terkena gigitannya. Pasalnya gigitan atau bisa ular yang dimilikinya didominasi mengandung neurotoksin dan gejalanya dapat terlihat dalam kurun waktu 10-20 menit.

Racun neurotoksin yang terkandung dalam ular ini, jika manusia terkena gigitan ini akan mengakibatkan rusaknya jaringan saraf, hilangnya indra perasa, penglihatan kabur atau berkurang, pupil menyempit, kesulitan menelan, sesak nafas, vertigo kehilangan kesadaran, dan kelumpuhan pernapasan. Gigitan mamba hitam dapat menyebabkan pingsan pada manusia dalam waktu 45 menit.

Salah satu pengobatan medis yang bisa dilakukan apabila manusia terkena gigitan ular ini adalah dengan cara menyuntikan antivenin.

Namun, sayangnya obat antivenin ini belum tersedia luas di daerah pedesaan Afrika dan kasus kematian akibat gigitan ular Black Mamba masih sering terjadi di berbagai wilayah Afrika yang dimana hampir 20.000 orang meninggal karena gigitan ular setiap tahunnya.

MG/ Nabillah Amanda Rahmawaty
(wbs)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1606 seconds (11.97#12.26)