Berapa Usia Alam Semesta? Ternyata Sudah Lebih dari 13 Miliar Tahun

Senin, 17 Oktober 2022 - 23:23 WIB
loading...
Berapa Usia Alam Semesta? Ternyata Sudah Lebih dari 13 Miliar Tahun
Usia mungkin hanya sebuah angka, tetapi jika menyangkut usia alam semesta, itu adalah angka yang cukup penting. Foto/EPFL
A A A
WASHINGTON - Usia mungkin hanya sebuah angka, tetapi jika menyangkut usia alam semesta , itu adalah angka yang cukup penting. Menurut penelitian, alam semesta berusia sekitar 13,8 miliar tahun.

Para ilmuwan dapat menentukan usia alam semesta menggunakan dua metode berbeda, yaitu dengan mempelajari benda-benda tertua di alam semesta dan mengukur seberapa cepat dia berkembang.

Gugus bola termasuk benda tertua yang diketahui dan memiliki bintang dengan usia yang tampak antara 11 dan 14 miliar tahun. "Sama seperti para arkeolog yang menggunakan fosil untuk merekonstruksi sejarah Bumi, para astronom menggunakan gugus bola untuk merekonstruksi sejarah galaksi," kata Andrea Kunder kepada Space.com yang dikutip SINDOnews, Senin (17/10/2022).

Baca juga; Ini Alasan Sikap Optimisme dan Keceriaan Menjadi Kunci Panjang Umur

Alam semesta tempat kita tinggal tidak datar dan tidak berubah, tetapi terus berkembang. Sejumlah faktor menentukan nilai konstanta ini. Yang pertama adalah jenis materi yang mendominasi alam semesta.

Untuk menentukan kepadatan dan komposisi alam semesta, para ilmuwan mengandalkan misi seperti NASA Wilkinson Microwave Anisotropy Probe (WMAP) dan pesawat ruang angkasa Planck dari Badan Antariksa Eropa. Pada tahun 2012, WMAP memperkirakan usia alam semesta menjadi 13,772 miliar tahun, dengan ketidakpastian 59 juta tahun.

Pada 2013, Planck mengukur usia alam semesta pada 13,82 miliar tahun. Keduanya termasuk dalam batas bawah 11 miliar tahun yang secara independen berasal dari gugus bola, dan keduanya memiliki ketidakpastian yang lebih kecil dari angka itu.

Baca juga; Inilah Lima Teori Terbentuknya Alam Semesta
Berapa Usia Alam Semesta? Ternyata Sudah Lebih dari 13 Miliar Tahun


Namun, pada tahun 2019, para ilmuwan yang mempelajari pergerakan galaksi menyimpulkan bahwa alam semesta ratusan juta tahun lebih muda dari perkiraan sebelumnya oleh Kolaborasi Planck yang menyebut alam semesta berusia sekitar 13,8 miliar tahun. Setelah para ilmuwan telah melihat kembali alam semesta yang dapat diamati dan memperkirakan bahwa usianya adalah 13,77 miliar tahun (plus atau minus 40 juta tahun).

Untuk menyelesaikan perbedaan ini, tim astronom internasional yang dipimpin oleh universitas Cornell menggunakan data dari Teleskop Kosmologi Atacama National Science Foundation (ACT) di Chili dan "geometri kosmik" untuk mengakhiri perdebatan. “Ini menunjukkan fakta bahwa pengukuran yang sulit ini dapat diselesaikan,” kata Simone Aiola, astronom dan peneliti di Pusat Astrofisika Komputasi Flatiron Institute di New York City.
(wib)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1512 seconds (10.101#12.26)