Cahaya Biru Misterius Berputar di Langit Hawaii, Sempat Dikira Penampakan UFO

Selasa, 31 Januari 2023 - 22:41 WIB
loading...
Cahaya Biru Misterius Berputar di Langit Hawaii, Sempat Dikira Penampakan UFO
Penampakan cahaya biru berbentuk spiral yang misterius di langit Hawaii sempat dikira UFO. Foto/Astronomical Observatory of Japan
A A A
HONOLULU - Penampakan cahaya biru berbentuk spiral yang misterius di langit Hawaii sempat dikira UFO. Pemandangan spektakuler yang membingungkan para pengamat ternyata adalah bagian dari peluncuran roket SpaceX.

Penampakan cahaya spiral biru itu tertangkap kamera oleh Teleskop Subaru, yang terletak di puncak Maunakea. Ternyata cahaya itu muncul tak lama setelah SpaceX meluncurkan satelit GPS milik Angkatan Luar Angkasa Amerika Serikat (AS) ke orbit.

“Pada 18 Januari 2023, Kamera Bintang Subaru-Asahi menangkap spiral terbang misterius di atas Maunakea, Hawaii,” cuit pejabat Teleskop Subaru dari National Astronomical Observatory of Japan dikutip SINDOnews dari laman Daily Mail, Selasa (31/1/2023).



Para ahli mengatakan bentuk spiral muncul saat bagian atas Falcon 9 mengeluarkan bahan bakar yang tidak dibutuhkan selama turun jauh ke laut. Saat bahan bakar roket dikeluarkan, maka membeku dan mengkristal dalam bentuk spiral, yang kemudian disinari oleh matahari.

Ini bukan pertama kalinya peluncuran SpaceX membuat pengamat berpikir mungkin sebagai penampakan UFO. Pada bulan Juni tahun lalu, cahaya spiral biru misterius melintasi langit Selandia Baru membingungkan para penonton yang mengira itu berasal dari alien.

Gumpalan gas yang berputar-putar menerangi langit di atas Nelson, sebuah kota di ujung pulau selatan Selandia Baru, dan menempuh jarak 750 km ke selatan ke Pulau Stewart. Namun, para ahli kemudian mengungkapkan bahwa fenomena tersebut akibat sampah antariksa buatan manusia berupa roket sekarat milik perusahaan Elon Musk.
Cahaya Biru Misterius Berputar di Langit Hawaii, Sempat Dikira Penampakan UFO


Jejak cahaya bergerak misterius yang mengejutkan warga Australia pada Januari 2022, juga akibat aktivitas satelit Starlink yang diluncurkan oleh SpaceX. Apalagi tahun lalu SpaceX membuat 61 peluncuran yang memecahkan rekor, hampir dua kali lipat dari 31 peluncurannya dari tahun 2021.



Pelacak satelit Scott Tilley mengatakan bahwa posisi spiral adalah pasangan yang hampir sempurna dengan pendaratan tahap kedua roket Falcon 9 SpaceX yang terjadi beberapa menit setelah peluncuran. Untuk tahap pertama, kembali ke Bumi dengan kapal drone di laut. “Spiral itu tampaknya terkait dengan peluncuran satelit baru perusahaan SpaceX,” ujarnya.
(wib)
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright ©2023 SINDOnews.com. All Rights Reserved.
read/ rendering in 0.1152 seconds (11.97#12.26)