SpaceX Crew-1 Dragon Sukses Meluncur, Era Baru Pasca-Pesawat Ulang Alik Dimulai

Senin, 16 November 2020 - 15:29 WIB
loading...
SpaceX Crew-1 Dragon Sukses Meluncur, Era Baru Pasca-Pesawat Ulang Alik Dimulai
Roket SpaceX, Falcon 9, meluncur mengangkasa membawa Dragon Crew-1 menuju ISS di Kennedy Space Center, Florida, AS. Foto/M Iqbal M/Capture video live Space.com
FLORIDA - SpaceX berhasil meluncurkan penerbangan "taksi" antariksa pertamanya untuk NASA pada Minggu (15 November) waktu setempat, saat roket Falcon 9 sukses mengangkasa di Kennedy Space Center, Florida, AS. (Baca juga: Petinggi Samsung Pamer Ponsel yang Bisa Digulung )

Roket itu lepas landas dari Pad 39 NASA pukul 07.27 malam waktu setempat. Roket membawa empat astronot dalam kapsul Crew Dragon ke orbit dan kemudian kembali ke Bumi untuk pendaratan kapal drone di Samudera Atlantik. Ya, roket akan kembali digunakan untuk penerbangan selanjutnya.

Keempat astronot yang dinamakan SpaceX Crew-1 ini berada dikapsul Resilience. Melalui kapsul ini mereka akan menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Kapsul membawa tiga astronot NASA, yaitu Mike Hopkins, Victor Glover, Shannon Walker dan satu astronot Jepang, Soichi Noguchi.

"Bagus sekali, itu perjalanan yang luar biasa," kata Hopkins mengirim radio ke pengontrol penerbangan SpaceX dari orbit, seraya menambahkan bahwa semua krunya tersenyum. "Membuat sejarah pasti sulit dan kalian semua membuatnya terlihat mudah. Selamat untuk semuanya. Ketahanan ada di orbit."

Menjelang peluncuran, satu-satunya perhatian adalah cuaca. Laut yang ganas di zona pemulihan mencegah SpaceX Dragon untuk peluncuran yang seharusnya digelar hari Sabtu. Tim memutuskan untuk menunda penerbangan 24 jam dengan harapan kapal drone "Just Read the Instructions" akan tiba di zona pemulihan tepat waktu untuk peluncuran.



Penerbangan kapsul hari ini masuk buku sejarah. Ini menandai beberapa yang pertama, termasuk misi kru durasi lama pertama yang diluncurkan dari pantai luar angkasa serta misi kru komersial operasional pertama yang diluncurkan sebagai bagian dari Program Kru Komersial NASA.

Dengan peluncuran kapsul Crew Dragon yang berbeda pada bulan Mei, yang dikenal sebagai misi Demo-2, NASA dan SpaceX membantu mengantarkan era baru dalam penerbangan luar angkasa -yang dipimpin oleh perusahaan komersial.

Pesawat Ulang Alik Pensiun
Hampir satu dekade lalu, pada 21 Juli 2011, Pesawat Ulang-Alik Atlantis mendarat untuk terakhir kalinya. Ini mengakhiri karier bertingkat armada pesawat ulang-alik NASA. Keluarga "pengorbit bersayap" adalah pekerja keras NASA selama beberapa dekade.

Pertama kali terbang pada tahun 1981 dan melanjutkan layanan hingga 2011, pesawat ulang-alik membantu membangun Stasiun Luar Angkasa Internasional, yang merayakan ulang tahun ke-20 awal bulan ini.

Tetapi waktu pesawat ulang-alik terbatas, dan sebelum pensiun, NASA memutuskan bahwa mereka ingin menyerahkan kekuasaan kepada industri swasta. Terkait hal ini, NASA memercayakan kepada dua perusahaan untuk mengangkut astronot mereka ke dan dari luar angkasa.



NASA memilih SpaceX dan Boeing sebagai penyedia taksi antariksa masa depan. Kedua perusahaan ini telah bekerja untuk membangun pesawat ruang angkasa yang mampu membawa awak dengan aman, di bawah kontrak senilai total USD6,8 miliar.

Setelah beroperasi, kendaraan mereka -Crew Dragon SpaceX dan Boeing's CST-100 Starliner- akan menjadi sarana utama NASA mengangkut astronot ke luar angkasa.

Sejak penerbangan pesawat ulang-alik terakhir mendarat, setiap astronot yang menuju pos luar orbit telah menumpang pesawat ruang angkasa Soyuz Rusia. Sekarang, penerbangan ini menandai penerbangan resmi pertama dari kapsul Crew Dragon. Selama penerbangan menjelang penerbangan hari ini, NASA mensertifikasi pesawat ruang angkasa untuk membawa astronot ke dan dari stasiun luar angkasa secara teratur.
halaman ke-1
preload video
KOMENTAR ANDA