Fosil Triceratops Mona Lisa Rp41,7 Miliar Datang ke Australia

Rabu, 02 Desember 2020 - 21:30 WIB
loading...
Fosil Triceratops Mona Lisa Rp41,7 Miliar Datang ke Australia
Dr Erich Fitgzerald paleontologis dari Melbourne Museum memperlihatkan salah satu fosil triceratops Mona Lisa yang sebagian telah mereka terima. Foto / ABC
MELBOURNE - Australia akan jadi tuan rumah istimewa bagi fosiltriceratops berusia 67 juta tahun yang beberapa waktu lalu berhasil ditemukan di Amerika Serikat. Diketahui kerangka triceratop itu disebut sebagai Mona Lisa karena memiliki banyak hal istimewa. Pertama fosil tersebut merupakan fosil triceratops yang sangat lengkap yang pernah ditemukan. (Baca juga : Ilmuwan Temukan Cara baru Membuat Oksigen untuk Planet Mars )

Saking langkanya fosil itu dihargai USD3 juta atau setara Rp41,78 miliar. Harga yang fantastis dan kelangkaan itulah yang membuat fosil triceratops itu disebut Mona Lisa. Kota Melbourne, Australia sendiri mendapatkan kehormatan untuk melihat fosil itu lebih lengkap dari jarak dekat. "Datangnya fosil ini sama seperti Melbourne mendapat kehormatan membawa lukisan Mona Lisa di kota ini," ujar Danny Pearson, pejabat kota Victoria.

Diketahuifosiltriceratops itu ditemukan di sebuah tanah pribadi yang ada di kawasan Montana, Amerika Serikat. Dari hasil penelitian spesimen itu diperkirakan memiliki panjang 6 sampai 7 meter dan tinggi dua meter. Beratnya diperkirakan mencapai 1.000 kilogram. Frill-nya sendiri lebarnya hampir 1,5 meter, sedangkan tengkoraknya memiliki berat 261 kilogram dan merupakan tengkorak triceratops paling utuh yang pernah ditemukan. (Baca juga : Kapal Selam China Berhasil Capai Titik Terdalam Palung Mariana )

Keistimewaan inilah yang membuat banyak para peneliti dan ilmuwan akan datang ke Melbourne Museum untuk mempelajari triceratops "Mona Lisa" itu dengan lebih detil. "Momen globa ini akan jadi hal yang membanggakan tidak hanya untuk Victoria tapi seluruh Australia," ucap Lynley Crosswell, CEO dan Director of Museums Victoria.

(wsb)
preload video
KOMENTAR ANDA