Roket Starship SN11 Meledak, SpaceX: Kami Kehilangan Semua Data

Kamis, 01 April 2021 - 00:12 WIB
loading...
Roket Starship SN11 Meledak, SpaceX: Kami Kehilangan Semua Data
Puing-puing Roket Starship SN11 berserakan sejauh 8 Km dari lokasi pendaratannya. Foto: Screenshot/Reuters
TEXAS - Roket prototipe SpaceX Starship SN11 gagal dalam uji coba pada Selasa 30 Januari 2021 kemarin di Boca Chica, Texas. Para insinyur SpaceX masih menyelidiki penyebab meledaknya pesawat tersebut.

"Kami tampaknya telah kehilangan semua data dari roket tersebut. Kami harus mencari tahu penyebabnya," kata insinyur SpaceX John Insprucker dalam video webcast uji terbang roket tersebut yang dikutip Reuters , Rabu (31/3/2021). (Baca: Belajar dari ledakan Challenger Jadi Kunci Keberhasilan SpaceX Dkk)

Tampilan webcast terhalang kabut, sehingga kontrol sulit untuk melihat pendaratan. Puing-puing dari pesawat ruang angkasa itu ditemukan berserakan delapan kilometer dari lokasi pendaratannya.

Starship adalah salah satu dari serangkaian prototipe roket yang dikembangkan oleh perusahaan luar angkasa swasta milik Elon Musk. Roket tersebut diharapkan mampu membawa manusia dan 100 ton kargo dalam misi masa depan ke bulan dan Mars.

Roket Starship memiliki tinggi sekitar 120 meter dengan pendorong tahap pertama yang sangat berat. Starship adalah kendaraan peluncuran generasi terbaru SpaceX yang dapat digunakan kembali - pusat ambisi Musk untuk membuat perjalanan luar angkasa manusia lebih terjangkau dan rutin.



Penerbangan orbital Starship pertama direncanakan pada akhir tahun. Musk, yang juga mengepalai produsen mobil listrik Tesla Inc, mengatakan dia berniat menerbangkan miliarder Jepang Yusaku Maezawa keliling bulan di Starship pada 2023. (Baca juga: Terlalu Lama di Luar Angkasa Bisa Membuat Jantung Mengecil, Berbahayakah?)

Starships SN8 dan SN9 sebelumnya meledak saat mendarat selama uji coba mereka. SN10 mencapai pendaratan tegak awal bulan ini, tetapi kemudian terbakar sekitar delapan menit setelah pendaratan.
(ysw)
preload video
KOMENTAR ANDA