Video Rontgen Alien Dilelang dengan Harga Tak Masuk Akal

Kamis, 03 Juni 2021 - 11:52 WIB
loading...
Video Rontgen Alien Dilelang dengan Harga Tak Masuk Akal
Video Rontgen otopsi Alien . FOTO/ UNILAD
LONDON - Walaupun masih menjadi pro dan kontra namun faktanya Sebuah frame tunggal dari video yang menampilkan proses otopsi / Rontgen alien yang diluncurkan pada tahun 1947 kini dilelang dengan harga USD1 juta atau setara dengan Rp14 miliar.

Seperti dilansir dari Unilad, musisi Inggris ternama, Ray Santilli, mengeklaim bahwa dia membeli film yang berdurasi 17 menit dari pensiunan kamerawan militer di AS pada 1995.

BACA JUGA - Riset Pangan PBB Diakui Tokoh Besar Yahudi Petunjuk Hadirnya Mesias

Santilli mengatakan bahwa CIA telah mengotentifikasi film Alien Autopsy. "Sekarang, untuk pertama kalinya, sepotong sejarah itu tersedia untuk dimiliki," kata Santilli.

“Untuk membuat barang ini lebih bersejarah, pembeli juga akan mendapatkan bingkai fisik 16 mm dari bingkai aslinya," tambahnya.



"Bingkai itu dengan jelas menggambarkan otopsi dari makhluk luar angkasa yang dikatakan telah jatuh di Roswell, New Mexico, pada Agustus 1947," lanjutnya.

Ahli UFO Inggris, Philip Mantle, yang juga menyelidiki rekaman tersebut, mengecam penjualan tersebut dengan berkata, "Ini menggelikan. saya adalah peneliti UFO pertama yang dihubungi oleh Ray Santilli pada 1993," ujar Mantle.

“Sejak hari pertama saya berkutat dengan penyelidikan dan akhirnya, setelah bertahun-tahun mencoba, saya membuktikan tanpa keraguan bahwa film itu 100 persen palsu," ungkapnya.

“Tidak ada dokumen CIA yang mengonfirmasi bahwa film itu asli, Dokumen yang dirujuk oleh Ray Santilli adalah email pribadi yang dirilis secara online pada 2019". Jelasnya lagi

Sebenarnya tidak diketahui pasti kebernaran alien di film ini. Pasalnya pada tahun 2006 lalu, salah seorang desainer bernama John Humphreys mengaku bahwa dirinya yang merancang wujud alien tersebut dan berpura-pura menjadi seorang peneliti.

Kemudian pada tahun 2017 lalu, seorang pembuat film bernama Spyros Melaris juga mengaku bahwa proses perekaman film tersebut dilakukan di apartemennya di London dimana makhluk 'alien' tersebut dibuat dengan menggunakan organ hewan.



Namun asli atau tidak, yang jelas saat ini satu frame dari film kontroversial tersebut bakal dijual sebagai sebuah NFT yang saat ini memang sedang populer di tengah maraknya tren bitcoin.
(wbs)
preload video
KOMENTAR ANDA