Bisa Kiamat, Ilmuwan Cari Tahu Tanda-tanda Gunung Berapi Super Meletus

Rabu, 28 Juli 2021 - 06:14 WIB
loading...
Bisa Kiamat, Ilmuwan Cari Tahu Tanda-tanda Gunung Berapi Super Meletus
Para ilmuwan sedang mencari tahu bagaimana gunung berapi super mengeluarkan tanda-tanda sebelum terjadi letusan dahsyat. Foto/dok
JAKARTA - Para ilmuwan sedang mencari tahu bagaimana gunung berapi super mengeluarkan tanda-tanda sebelum terjadi letusan dahsyat. Karena diketahui, letusan supervulcano Toba di Indonesia nyaris membuat Bumi kiamat.

Dilansir Express.co.uk, Rabu (28/7/2021), ketika supervolcano Toba di Indonesia meletus sekitar 74.000 tahun yang lalu, ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa gunung itu memuntahkan cukup banyak abu ke langit untuk memicu zaman es. Saat itu kehidupan di Bumi nyaris tidak bisa bertahan.

BACA: 10 Letusan Gunung Berapi Paling Eksplosif di Dunia, 3 Terjadi di Indonesia

Karena itu, agak mengkhawatirkan untuk mengetahui bahwa tidak ada serangkaian tanda peringatan yang disepakati secara universal yang mendahului letusan super. Perkiraan bervariasi tetapi ada sekitar 12 gunung berapi super yang tersebar di seluruh planet ini - termasuk gunung berapi Yellowstone yang terkenal di dunia di Amerika Serikat bagian barat.



Peringatan tersebut mengikuti tinjauan mendalam terhadap 13 letusan supervolcano selama dua juta tahun terakhir, termasuk letusan Oruanui yang relatif baru di Selandia Baru 25.400 tahun yang lalu.

Menurut US Geological Survey (USGS), supervolcano adalah gunung berapi yang memiliki satu atau lebih letusan berkekuatan 8 pada Volcanic Eruption Index (VEI).

Letusan berkekuatan 8 dan di atasnya melepaskan lebih dari 1.000 kilometer kubik material, yang cukup untuk mengganggu iklim selama beberapa dekade mendatang.

Selama tiga letusan besar Yellowstone antara 2,1 juta dan 640.000 tahun yang lalu, gunung berapi itu melepaskan abu yang cukup untuk menutupi sebagian besar bagian barat Amerika Utara.

BACA JUGA: Ssangyong Siapkan SUV Baru yang Terpengaruh Desain Jeep
halaman ke-1
preload video
KOMENTAR ANDA