Selain Cuaca Ekstrem, Perubahan Iklim Jadikan Ukuran Burung Menciut

Kamis, 18 November 2021 - 11:03 WIB
loading...
Selain Cuaca Ekstrem, Perubahan Iklim Jadikan Ukuran Burung Menciut
Data perubahan iklim itu berkorelasi dengan perubahan data morfemik burung-burung. FOTO/ IST
A A A
JAKARTA - Tak hanya menimbulkan bencana, perubahan iklim ternyata mengubah banyak hal di bumi ini. Mulai dari kenaikan muka air laut, cuaca ekstrem , hingga perubahan bentuk hewan.

Baru-baru ini, para peneliti kembali menambah gambaran dampak perubahan iklim bagi bumi. Kali ini, lewat perubahan konsisten selama puluhan tahun pada burung-burung di hutan hujan Amazon.

BACA JUGA - 5 Hewan Paling Lambat di Dunia, Salah Satunya Biasa Ada di Pekarangan

Dalam penelitian yang dipublikasikan di Science Advances pada 12 November lalu, para peneliti mengungkapkan data perubahan iklim di kawasan hutan Amazon.

Dalam 50 tahun terakhir terjadi peningkatan suhu 1-1,56 derajat pada musim hujan dan kemarau. Sementara itu, curah hujan rata-rata meningkat hingga 13% pada musim hujan dan turun sampai 15% pada musim kemarau.

Data perubahan iklim itu berkorelasi dengan perubahan data morfemik burung-burung. Peneliti mengumpulkan pengukuran massa tubuh dan panjang sayap puluhan ribu burung. Dari 77 spesies burung dari 22 keluarga yang ditangkap selama 40 tahun.

Pengamatan terhadap data itu menghasilkan kesimpulan adanya penurunan massa tubuh burung-burung sebesar 1,8% per dekade sejak 1980.

“Penurunan massa di seluruh komunitas mengikuti ekspektasi ukuran tubuh yang lebih kecil di bawah iklim yang memanas dan menunjukkan bahwa bahkan burung-burung di hutan tropis dataran rendah pun merespons perubahan lingkungan,” terang ahli ekologi Vitek Jirinec, dkk. dalam publikasinya.

Secara terpisah, Ben Winger, ahli burung di University of Michigan di Ann Arbor yang tidak terlibat di dalam penelitian, membenarkan tentang perubahan iklim telah memberikan dampak besar tidak di masa depan, tapi hari ini.

Winger yang telah mendokumentasikan penyusutan serupa pada burung yang bermigrasi, melihat pola yang sama terjadi pada begitu banyak spesies burung di berbagai konteks yang sangat berbeda.

“Perubahan iklim bukanlah sesuatu di masa depan. Itu terjadi sekarang dan telah terjadi dan memiliki efek yang belum pernah kita pikirkan,” kata Winger, sebagaimana dikutip dari ScienceNews.

Ahli biologi telah lama menghubungkan ukuran tubuh dan suhu, termasuk laporan Winger dkk pada tahun 2020 di Ecology Letters, yang menyebutkan bahwa banyak spesies burung migran Amerika Utara semakin kecil.

Winger juga melihat perubahan iklim adalah kemungkinan penyebabnya. Namun, Winger juga mencatat, mengingat burung migran mengalami berbagai kondisi saat menjelajahi dunia, faktor-faktor lain seperti habitat terdegradasi yang mungkin ditemui burung tidak dapat dikesampingkan dalam penelitian tentang kaitan burung dan perubahan iklim.
(wbs)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1898 seconds (11.252#12.26)